Friday, 21 Sep 2018
Temukan Kami di :
Internasional

Waduh... Dianggap Polusi Suara, Pria Ini Sarankan Adzan Lewat Whatsapp

Di rumah ibadah, mengapa suara (azan) tidak dibatasi di rumah ibadah. Dan mungkin di masjid, mengapa peringatan waktu sholat tidak disebarkan dengan pesan teks atau WhatsApp jadi imam akan mengirim pesan WhatsApp ke semua orang waktunya sholat

Fani Fadillah - 12/04/2018 18:06 Menteri Sains, Teknologi dan Inovasi Ghana, Prof Kwabena Frimpong Boateng

Beritacenter.COM - Sebuah pernyataan kontroversial keluar dari mulut seorang menteri di Ghana. Ia menyarankan agar adzan jangan lagi dikumandangkan lewat pengeras suara, melainkan lewat aplikasi obrolan Whatsapp.

Menteri Sains, Teknologi dan Inovasi Ghana, Prof Kwabena Frimpong Boateng memberi usulan agar adzan cukup dikirimkan lewat Whatsapp. Pernyataan itu disampaikannya di hadapan media pada Selasa (10/4/2018) lalu.

"Di rumah ibadah, mengapa suara (azan) tidak dibatasi di rumah ibadah. Dan mungkin di masjid, mengapa peringatan waktu sholat tidak disebarkan dengan pesan teks atau WhatsApp jadi imam akan mengirim pesan WhatsApp ke semua orang waktunya sholat," kata Kwabena, dikutip dari Ghanaweb, Kamis (12/4/2018).

Kwabena sendiri sadar bahwa pernyataannya itu kontroversial, namun dirinya meminta agar sarannya tersebut dipertimbangkan.

Tak hanya masjid, bahkan ia juga meminta pihak gereja mempertimbangkan usulannya itu untuk mengurangi polusi suara dari tempat ibadah.

Kemudian pernyataannya tersebut tersebar di media sosial, alhasil netizen pun ramai-ramai mengecamnya.

"Salah satu orang yang tidak berguna di kabinet pemerintahan NPP adalah Prof Frimpong Boateng. Bagaimana bisa seseorang menunjukkan ketidakpahamannya? Pesan teks untuk memanggil jemaah ke masjid?" demikian komentar salah satu pengguna Facebook.




Berita Lainnya

Inggris dan Irlandia Diterjang Badai Ali

20/09/2018 15:44 - Lukman Salasi

Taiwan Tawarkan Jatah Kuota Haji Pada Indonesia

19/09/2018 18:06 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA