Thursday, 13 Dec 2018
Temukan Kami di :
Nasional

Keberanian KPK Dipertanyakan, Bongkar Kasus Century

Dinilai lamban dalam melakukan penindakan dan pengusutan dalam kasus Korupsi yang diduga melibatkan mantan wakil Presiden di era SBY ini. membuat beberapa kalangan bertanya-tanya, apakah KPK tidak berani bongkar kasus tersebut?

Indah Pratiwi - 11/04/2018 11:43

FOKUS : KPK

Beritacenter.COM - Dinilai lamban dalam melakukan penindakan dan pengusutan dalam kasus Korupsi yang diduga melibatkan mantan wakil Presiden di era SBY ini. membuat beberapa kalangan bertanya-tanya, apakah KPK tidak berani bongkar kasus tersebut?

Tidak hanya itu saja, membuat beberapa LSM geram dengan sikap KPK yang dinilai enggan dan terkesan tidak mau mengungkap kasus kasus dugaan korupsi atas pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) pada Bank Century.

Kegeram LSM ini ditunjukkan oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melakukan gugatan ke PN Jakarta Selatan kepada KPK. Akhirnya gugatan tersebut dikabulkan pada 9 april 2018, dan memutuskan KPK menindaklanjuti perkara Bank Century.

Baca Juga :

Dalam amar putusan praperadilan PN Jaksel itu, Hakim Efendi Muhtar yang memimpin jalannya sidang menyatakan untuk mengabulkan permohonan praperadilan pemohon untuk sebagian.

Hakim memerintahkan termohon untuk melakukan proses hukum selanjutnya sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Century dalam bentuk melakukan penyidikan dan menetapkan tersangka terhadap Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede dan kawan-kawan.

KPK akan mempertajam bukti-bukti untuk meningkatkan status Wapres ke-11 RI Boediono dan pihak lain sebagai tersangka.

"‎Pertama sebagai institusi penegak hukum kami hormati putusan pengadilan tersebut dan setelah itu tentu kami lebih lanjut apa yang menjadi kewajiban KPK bagaimana pelaksanaan kewajiban itu sepanjang sesuai hukum acara yang berlaku," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa, 10 April 2018.   




Berita Lainnya

Mei 98 dan Noktah Hitam Prabowo

12/12/2018 11:53 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA