Monday, 19 Aug 2019
Temukan Kami di :
News

Istri Masinis KA Sancaka yang Tewas Diangkat Jadi Pegawai Tetap PT KAI

Fani Fadillah - 10/04/2018 19:54 Kereta Api Sancaka hancur usai tabrakan

Beritacenter.COM - Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Supriyanto telah memastikan bahwa korban meninggal dunia dan luka telah mendapatkan santunan dan perawatan yang memadai.

"Kita sudah asuransikan semua pekerja KAI baik asurasinya Jasindo, Jasa Raharja, BPJS, dan lain - lain," ujar Supriyanto, Selasa (10/4/2018).

Supriyanto menambahkan, masinis yang menjadi korban meninggal dunia juga telah mendapatkan santunan sebesar Rp 80 juta yang diserahkan langsung kepada istrinya. Bahkan PT KAI juga mengangkat istri korban menjadi pegawai tetap PT KAI tanpa melalui proses tes.

"Betul, Dirut PT KAI langsung yang menyampaikan kemarin. Tapi kita tetap menunggu masa berdukanya dulu," ungkapnya.

Sementara itu, kondisi asisten masinis bernama Hendra Wahyudi di RSUD Dr. Sedoyo sudah dalam kondisi membaik.

"Yang bersangkutan ini sudah dilatih mulai duduk dan berjalan di kamar perawatan. Komunikasi pun juga lancar dan kondisi tekanan darah normal," pungkasnya Supriyanto.

Sebelumnya, sebuah kecelakaan maut melibatkan tiga kendaraan yakni Kereta Api Sancaka jurusan Yogyakarta - Surabaya, truk trailer dengan Nopol B 9013 TEA, dan satu unit mobil minibus Toyota Avanza dengan Nopol L 1356 BH terjadi pada Jum'at petang 6 April 2018 sekitar pukul 17.40 WIB.

Kecelakaan terjadi perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Sambirejo, Kecamatan Widodaren, Kabupatèn Ngawi tepatnya 10 KM sebelum Stasiun Walikukun.

Akibatnya, satu orang masinis atas nama Mustafa meninggal dunia dan satu asisten masinis bernama Hendra Wahyudi mengalami luka berat.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA