Monday, 19 Aug 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

Sudah Beraksi 50 Kali, Komplotan Begal Bekasi Berhasil Diringkus Polisi

Fani Fadillah - 09/04/2018 20:50 Komplotan begal Bekasi diringkus polisi

Beritacenter.COM - Sebuah rumah kontrakan di kawasan Perumnas 3, Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi menjadi sasaran penggerebekan polisi karena diduga menjadi tempat persembunyian para pelaku pencurian sepeda motor. Hasilnya, polisi mengamankan lima orang, satu diantaranya dilumpuhkan lantaran melakukan perlawanan.

"Kami masih memburu tiga orang pelaku lain, satu diantaranya adalah perempuan," kata Kapolres Metro Kota, Kombes Indarto di Bekasi, Senin (9/4/2018).

Baca juga:

Kelima tersangka diantaranya AK, FM, TF, JK, dan DW. Tersangka AK terpaksa dilumpuhkan karena melawan petugas ketika dilakukan penangkapan.

Indarto mengatakan, para tersangka sudah 50 kali melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Kota Bekasi. Modusnya beragam, mulai dari berpura-pura pacaran, menjadi ojek online, sampai berpura-pura bertamu ke rumah calon korbannya.

"Itu dilakukan untuk mengelabui warga agar tidak dicurigai sebagai pelaku pencurian," kata dia.

Terkadang mereka juga beraksi dengan modus konvensional yakni mencuri dengan kunci leter T. Jika tepergok, pelaku tak segan melukai korbannya menggunakan senjata tajam.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Dedi Supriyadi mengatakan, kasus itu terbongkar setelah polisi mendapatkan laporan bahwa dua rumah kontrakan tak dikenal, dan didapati sering berganti sepeda motor.

Dari laporan itu, polisi menggerebek pada Sabtu siang. Lima orang berhasil ditangkap, sedangkan tiga lainnya tak ada di tempat. Termasuk seorang perempuan bagian dari komplotan tersebut.

"Kami masih memburu para tersangka yang belum tertangkap," kata Dedi.

Polisi menyita barang bukti berupa sebuah kunci leter T, lima pelat nomor kendaraan, tiga sepeda motor, helm ojek online, jaket ojek online, dua buah senjata tajam, dan pistol mainan. Kelima tersangka dijerat dengan pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman penjara tujuh tahun.




Berita Lainnya

Kakak Ipar "Sakit Hati" Ade Ipar Dibacok Pakai Sabit

16/08/2019 12:30 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA