Monday, 16 Sep 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

Ustadz di Surakarta Gagal Umroh 'Gara-gara' Polisi

Fani Fadillah - 09/04/2018 16:38 Kedua pelaku saat rilis BNNP Jateng

Beritacenter.COM - Petugas dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah berhasil meringkus dua pengedar sabu berinisial AR (47) warga Kampung Tegalayu , Laweyan, Solo dan Sr (53) warga Pringgading , Setabelan, Surakarta.

Ironisnya, AR adalah seorang ustadz yang mengajar di pondok pesantren di Surakarta. Keduanya diringkus di Jalan Raya Sukowati KM 4, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, tepatnya di pertigaan Pungkruk.

Baca juga:

Dari tangan para pelaku, petugas menyita sabu seberat 10 gram dan keduanya mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang bernama Bejo, warga Kaliurang Yogyakarta. Kini Bejo masih diburu petugas BNNP Jateng.

Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Tri Agus Heru saat gelar perkara di Semarang, Senin(9/4) mengatakan, AR mestinya Senin ini berangkat umrah ke tanah suci namun rencananya gagal 'gara-gara' ditangkap polisi.

Agus menambahkan, tersangka AR diketahui juga sebagai pengguna. ”Dia ngaku pernah makai tahun 1998 dan tahun 2002 berhenti. Tapi, tahun ini (2018) kembali memakai sabu saat acara reunian,” terangnya.

Pada acara reuni itu, AR diketahui mulai mengenal Bejo lewat temannya.”Temannya memberikan kontak si Bejo kepada AR saat reunian. Bermula dari sana, AR kembali terpincut dengan iming-iming upah sebesar Rp 1 juta,” sambungnya.

Akibat perbuatannya kini kedua pelaku harus melanjutkan hidupnya di penjara dan dijerat dengan pasal 114 subsider pasal 132 dan pasal 112 tentang narkotika dengan ancaman minimal lima tahun penjara dan maksimal hukuman mati.




Berita Lainnya

Polisi Ciduk Pengedar Sabu di Jakbar

15/09/2019 17:36 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA