Monday, 30 Mar 2020
Temukan Kami di :
Ekonomi

Viral, Hijabers Cantik Jadi Satpam Demi Bantu Keluarga dan Biaya Sekolah Adiknya

Adam Khan - 09/04/2018 11:27

BeritaCenter.com – Setiap anak tentunya ingin bisa membantu dan membahagiakan orangtua dan keluarganya. Seperti hijabers cantik, Sri Mahyuni Munif namanya, rela berhenti sekolah dan memilih menjadi satpam demi menjadi tulang punggung keluarga.

Yuni, sapaan akrab hijabers ini, mengaku rela mengambil profesi satpam demi bisa membantu biaya sekolah adiknya dan menjadi tulang punggung keluarga. Bahkan Ia tidak pernah malu sedikitpun dengan pekerjaannya tersebut.

"Saya nggak malu bekerja sebagai satpam asalkan halal untuk membantu keluarga," ujar Yuni seperti dilansir dari myMetro.

Yuni merupakan satpam di Sekolah Kebangsaan Jalan Gurney 1, Kuala Lumpur, Malaysia. Ia sudah mulai bekerja sebagai satpam sejak Januari 2016. Wanita 19 tahun itu mengaku memilih pekerjaan satpam sekolah karena ia suka anak-anak.

Hijabers berparas manis ini bercerita kalau ia sudah putus sekolah sejak lima tahun lalu karena memang ingin bekerja membantu ayahnya yang sudah sakit-sakitan. Sang ayah yang kini berusia 54 tahun tubuhnya sudah tak berdaya untuk mengangkat beban berat ketika harus bekerja menjadi buruh binaan.

"Aku minta ayah istirahat dan aku sanggup berhenti sekolah untuk bekerja demi meneruskan sekolah adik serta menjadi tulang punggung keluarga. Aku juga ingin membantu ibu yang bekerja di kedai makanan," kata Yuni.

Yuni pun menuturkan kalau sang ayah awalnya tak setuju dirinya berhenti sekolah. Namun Yuni berusaha meyakinkan sang ayah kalau ia bisa dan sanggup untuk mencari nafkah.

"Biarpun ayah bersikeras memintaku jangan berhenti sekolah aku terpaksa melakukannya karena nggak sanggup melihat ayah bekerja dalam keadaan sakit demi mencari sesuap nasi untuk keluarga," tambahnya lagi.

Sebelum menjadi satpam, Yuni mengaku pernah jualan, bekerja di toko, sebelum akhirnya menjadi petugas keamanan di sekolah. Yuni menikmati profesinya sebagai satpam. Ia mengatakan bekerja sebagai satpam melatih banyak kesabaran terutama dari omongan orang di sekitarnya kalau pekerjaan tersebut dianggap rendah.

"Kadang ada ibu atau bapak melanggar peraturan dan tidak mau mendengar arahanku. Mereka menanggap aku lebih rendah dari mereka. Tapi aku tak terlalu memusingkannya, aku memilih mengalihkan perhatian dengan bermain bersama anaka-anak. Bahkan mereka suka menangis ketika tamat sekolah karena akan berpisah denganku," cerita Yuni.

Kisah Yuni sebagai satpam menjadi viral setelah fotonya yang mengenakan seragam petugas keamanan di Malaysia diunggah ke Facebook. Paras manisnya mampu mengundang netizen untuk berkomentar.

Yuni turut mendapat pujian dan pandangan positif dari netizen. Banyak netizen mengatakan kalau Yuni termasuk sosok anak inspiratif karena ia tidak malu bekerja sebagai satpam di usianya yang masih sangat muda.




Berita Lainnya

Pendapatan Driver Online dan Ojol Anjlok

18/03/2020 18:46 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA