Wednesday, 16 Oct 2019
Temukan Kami di :
Politik

SBY Curhat Jika Hampir Saja Dipecat di Masa Orde Baru

Saat itu, SBY bercerita jika dirinya menjadi Danrem 072/Pamungkas di tahun 1995. SBY melanjutkan ceritanya jika dirinya pada waktu itu masih berpangkat Kolonel TNI. Dan di Yogyakarta kondisi politik tengah memanas.

Sari Intan Putri - 09/04/2018 09:54

Beritacenter.COM - Susilo Bambang Yudhoyono yang merupakan Presiden ke 6 bercerita tentang pengalamannya dulu saat Indonesia berada di jaman Orde Baru.

Hal itu diungkapkan SBY di sebuah warung angkringan Pendopo Lawas di Alun-alun Utara, Kota Yogyakarta, Minggu (08/04/2018) kemarin.

Saat itu, SBY bercerita jika dirinya menjadi Danrem 072/Pamungkas di tahun 1995. SBY melanjutkan ceritanya jika dirinya pada waktu itu masih berpangkat Kolonel TNI. Dan di Yogyakarta kondisi politik tengah memanas.

"Kalau diingat, tahun itu adalah tahun awal dari masa transisi pemerintahan Presiden Soeharto ke pemerintahan orde reformasi. Situasi politik saat itu mulai hangat. Sebagai komandan Korem salah satu tugas saya adalah menjaga stabilitas sosial, politik dan keamanan wilayah," ujar SBY.

Lebih lanjut SBY juga menjelaskan jika pada saat itu mahasiswa Yogyakarta dikenal sebagai kelompok yang kritis terhadap pemerintahan Presiden Soeharto. Aksi-aksi demonstrasi mengkritik pemerintahan Soeharto pun kerap digelar oleh mahasiswa di Yogyakarta.

"Saya mengambil jalan yang berbeda, saya menjalin komunikasi dengan para mahasiswa. Mereka siang hari melakukan unjuk rasa menginginkan perubahan. Tetapi malam hari saya ajak dialog. Saya tidak bisa mengekang kebebasan mereka berekspresi. Alhasil waktu itu Yogyakarta boleh dikatakan tetap dinamis tetapi tidak ada kekerasan apapun di kota ini," urai SBY.

Baca Juga :

Seringnya SBY berdiskusi dengan mahasiswa membuat dirinya dinilai lunak dan lemah terhadap mahasiswa oleh sebagian atasannya pada waktu itu. Hingga akhirnya saya hampir dicopot dari jabatan saya, namun Pangdam membela saya.

"Saya hampir dicopot. Tapi waktu itu Pangdam membela saya. Saya bersyukur akhirnya saya berhasil selamat dari terpaan politik waktu itu. Meskipun saya tidak sampai satu tahun bertugas di sini (sebagai Danrem 072/Pamungkas)," tutup SBY.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA