Saturday, 04 Jul 2020
Temukan Kami di :
Peristiwa

Parah...! PN Pekanbaru Vonis Ketua Saracen10 Bulan Penjara, JPU Tidak Terima Ajukan Banding...

Pengadilan Negeri Pekanbaru yang menyidangkan kasus ujaran kebencian, hanya mengganjar ketua Saracen, Jasriadi, dengan vonis 10 bulan penjara.

Indah Pratiwi - 09/04/2018 09:07

Beritacenter.COM - Belum luput dari benak kita dimana grup saracen melakukan penyebaran berita-berita hoaks di media sosial, serta melakukan ujaran kebencian.

Pengadilan Negeri Pekanbaru yang menyidangkan kasus ujaran kebencian, hanya mengganjar ketua Saracen, Jasriadi, dengan vonis 10 bulan penjara. Hal ini membuat Jaksa penuntut umum (JPU) tidak puas dan mengupayakan banding atas vonis terdakwa kasus ujaran kebencian Jasriadi.

"Terkait dengan vonis rendah tersangka Jasriadi, saat ini Kejaksaan telah mengajukan upaya banding," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Muhammad Iqbal saat dikonfirmasi, Minggu (08/04/2018).

Baca Juga :

Iqbal menjelaskan jaksa tak puas atas putusan hakim. Jaksa menuntut Jasriadi 2 tahun penjara. Sementara itu, hakim hanya memvonis Jasriadi 10 bulan.

"Ditegaskan bahwa Jusriadi dinyatakan jelas bersalah dalam kasus sesuai persangkaannya. Namun jaksa banding karena tidak puas dengan vonis," tegas Iqbal.

JPU juga tidak berhenti pada Jasriadi yang menggunakan dan mengubah sandi akun facebook Sri Rahayu Ningsih selaku tim Saracen. Jaksa mengungkap kasus ilegal akses Jasriadi.

"Terhadap tersangka Jasriadi juga akan diproses dalam kasus ilegal akses sebagaimana laporan polisi yang diterima oleh Polresta Depok," ujar Iqbal.

Dalam kasus ilegal akses, Jasriadi dianggap melanggar Pasal 30 ayat (1) dan (2) dan Pasal 32 serta Pasal 35 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA