Thursday, 13 Dec 2018
Temukan Kami di :
Internasional

Indonesia Ditekan Batalkan Pembelian Pesawat Tempur Sukhoi Oleh AS

Indah Pratiwi - 15/03/2018 07:35

Beritacenter.COM - Pihak pemerintah Rusia menyatakan bahwa kontraktor pertahanan Amerika Serikat (AS) menekan Indonesia untuk segera membatalkan kontrak pembelian sekitar 11 jet tempur Sukhoi Su-35 Flanker-E.

Meski Indonesia mendapat tekanan, Moskow memuji Indonesia yang tidak goyah dengan tekanan tersebut. Tuduhan ini dilontarkan Vladimir Kozhin, ajudan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk kerja sama militer dan teknis dengan Indonesia, Kamis(15/3).

Pemerintah Indonesia sendiri berencana memesan 11 unit jet tempur canggih Rusia ini akan dikirim pada 5 Oktober 2018 yang bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Kontrak telah ditandatangani dan kami mulai menerapkannya,” kata Kozhin kepada channel Rossiya-24.

Rusia sendiri, menurut Kozhin menegosiasikan kesepakatan dengan Indonesia selama dua tahun terakhir meski mendapat tekanan dari AS.

”Kontrak ini disiapkan selama dua tahun, ini adalah kontrak yang rumit, beberapa jet tempur Su-35 modern, dan semuanya telah dipersiapkan,” ujar Kozhin. ”Ketika semuanya sudah siap, mitra Amerika memasuki tempat kejadian dan memberikan tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya kepada pihak Indonesia untuk mencegah kontrak ini berlangsung.”

”Kami berterima kasih kepada pimpinan militer dan politik Indonesia atas posisi mereka yang kokoh, yang mereka tidak takut untuk menyatakan secara terbuka, termasuk kepada mitra Amerika,” kata Kozhin, yang dikutip Rabu (14/3/2018).

”Indonesia benar-benar menjaga agar pilihannya terbuka karena sorot mata China meningkat dan karena melihat Rusia menjadi lebih aktif dalam konflik dan persaingan internasional,” ujar Sam Bendett, seorang peneliti yang mengkhususkan diri untuk militer Rusia di Center for Naval Analysis kepada The National Interest.

 



Berita Lainnya

Rusia Kirim Pesawat Pengebom ke Venezuela

11/12/2018 15:30 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA