Friday, 21 Sep 2018
Temukan Kami di :
Internasional

Membongkar Kekejaman Israel Terhadap Wanita-wanita Palestina

Indah Pratiwi - 09/03/2018 21:31

Beritacenter.COM - Zionis Israel diduga telah menahan sebanyak 15 ribu wanita Palestina sejak awal pendudukan Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem pada tahun 1967 berdasarkan laporan statistik resmi.

Komite Penanggulangan Narapidana dan Pembebasan Tahanan dari sebuah laporan yang disusun oleh Abdel Nasser Ferwaneh, menyebut tentara pendudukan Israel meningkatkan serangan terhadap perempuan selama beberapa tahun terakhir. Negara zionis Israel telah menahan 445 wanita Palestina sejak dimulainya Intifadah Yerusalem pada bulan Oktober 2015, termasuk sejumlah gadis yang dikabarkan banyak yang diperkosa oleh tentara zionis itu, Jumat(9/3).

Ferwaneh melanjutkan laporannya, bahwa puluhan wanita ditembak dan terluka oleh pasukan pendudukan Israel sebelum ditangkap. Salah satunya gadis Fatemeh Taqatqa (15), yang ditembak, terluka dan ditangkap, sebelum dinyatakan meninggal pada bulan Maret tahun lalu saat berada dalam tahanan.

Baca Juga :

"Pada kebanyakan kesempatan, wanita ditangkap dari rumah mereka di malam hari," jelas Ferwaneh.

"Dan mereka dipukuli dan mengalami perlakuan kasar serta terkena penyiksaan fisik dan psikologis saat ditangkap," imbuhnya seperti dikutip dari Middle East Monitor, Kamis (8/3/2018).

Kabar buruknya, kebanyakan wanita-wanita Palestina di dalam penjara Israel sering kali diperlakukan tidak benar. Mereka juga dipenjara bersama penjahat tanpa memandang usia mereka atau dugaan kesalahannya. Wanita Palestina terakhir yang ditangkap oleh orang Israel, Ferwaneh mencatat, adalah Fatemeh Jarrar (20) dari kota Jenin di Tepi Barat, yang adalah seorang pelajar di Universitas Terbuka Al-Quds.

Kelompok Hak Asasi Manusia lokal, regional dan internasional diminta memberikan tekanan pada pendudukan Israel untuk membebaskan wanita Palestina. Selain itu, mereka juga untuk mendanai proyek pendukung untuk memberdayakan mereka setelah dibebaskan.

Dari sejumlah laporan, ada 63 perempuan Palestina dan anak perempuan ditahan di penjara Israel, termasuk delapan lulusan universitas, 10 anak di bawah umur, 20 ibu hamil dan tiga orang yang berada di bawah penahanan administratif tanpa tuduhan atau pengadilan.



Berita Lainnya

Inggris dan Irlandia Diterjang Badai Ali

20/09/2018 15:44 - Lukman Salasi

Taiwan Tawarkan Jatah Kuota Haji Pada Indonesia

19/09/2018 18:06 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA