Thursday, 13 May 2021
Temukan Kami di :
Nasional

Kabareskrim: Proses Hukum Bukan Untuk Menyenangkan Satu Pihak

Anas Baidowi - 07/03/2018 10:20 Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto

Beritacenter.COM - Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sumkanto menanggapi penilaian kapolri yang menyebut bidang reserse adalah penyumbang terbesar ketidakpuasan publik terhadap polri. Menurut Kabaresrkrem, reserse tidak bisa menyenangkan semua pihak. Pasti ada pihak yang puas dan tidak puas.

"Pelapor kalau prosesnya berjalan lancar, dia senang. Tersangka, dia tidak senang sama polisi yang menyidik," kata Ari, Selasa (6/3).

Disisi lain, menurutnya, jika polisi belum dapat mengusut suatu perkara karena kurang bukti atau mendapatkan kendala dalam penyelidikan, giliran pelapor yang tak puas.

"Otomatis reserse dianggap tidak melayani penegakan hukum. Pasti ada yang tidak suka," tutur Ari.

Ia pun menegaskan, perasaan puas atau tidak puas manusiawi saja. Namun, proses hukum tidak bisa dilakukan hanya karena demi menyenangkan satu pihak.

"Ada perkara yang mudah dibuktikan, tidak sedikit pula yang sebaliknya," tegasnya.

Baca Juga:

Ari menambahkan, pengusutan suatu perkara harus dilandasi penegakan hukum yang proporsional. Ia berharap reserse tak lagi dicap sebagai bidang yang membuat citra Polri menurun. Oleh karenanya, Ari memastikan penyidik akan terus memperbaiki kinerjanya.

"Seperti kita melaksanakan kegiatan pelatihan, kemudian pelayanan cepat, transparasi. Supaya masyarakat yang kita tangani paham bahwa apa yang dia kehendaki, kita hanya bisa melayani seperti dia rasakan," tutur Ari.

Di samping itu, Ari juga berupaya menekan perilaku kekerasan dan koruptif penyidiknya agar angka ketidakpuasan tidak semakin besar.

Sebelumnya, Tito Karnavian menilai, masih ada angka ketidakpercayaan publik yang tak bisa diabaikan. Salah satu penyumbang ketidakpercayaan publik terhadap Polri, yakni di bidang reserse.

"Bidang reserse paling banyak komplain tertinggi," ujar Tito. Hal ini senada dengan temuan Ombudsman, di mana publik paling banyak mengeluhkan bidang reserse di kepolisian. Oleh karena itu, Kapolri meminta jajaran reserse untuk berbenah dan mengevaluasi penyebab kinerja mereka dianggap tak memuaskan masyarakat. "Kalau penanganan reserse baik, bisa kembalikan kepercayaan publik. Kalau tidak baik, paling menyumbang ketidakpercayaan publik yang besar," kata Tito.

 




Berita Lainnya

KEBUSUKAN PENYIDIK KPK DI BONGKAR WAKIL MENKUMHAM

11/05/2021 16:10 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA