Thursday, 13 May 2021
Temukan Kami di :
Nasional

Mendagri Apresiasi Kinerja Polri Berhasil Bongkar Kelompok MCA

Anas Baidowi - 07/03/2018 08:28

Beritacenter.COM - Keberhasilan Polri membongkar kelompok The Family Muslim Cyber Army (MCA) diapresiasi oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Ia berharap polisi mampu mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.

"Kalau nggak tuntas bisa berbahaya," tutur Tjahjo di Hotell Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (6/3).

Politisi Partai PDIP itu merasa heran dengan adanya kelompok-kelompok penyebar hoaks seperti MCA dan Saracen. Menurutnya, selama 72 tahun Indonesia merdeka, baru kali ini kelompok seperti itu muncul. "Ini bisa memecah belah persatuan," tegasnya.

The Family MCA merupakan kelompok yang diduga menyebarkan isu provokatif dan bermuatan suku, ras, agama dan antar golongan (SARA) di media sosial. Mereka kerap menyebarkan ujaran kebencian dan hoaks, seperti isu kebangkitan PKI, penculikan ulama, dan penyerangan terhadap nama baik presiden, pemerintah, serta tokoh-tokoh tertentu.

Baca Juga:

Polisi telah menangkap tujuh anggota MCA, yakni Muhammad Luth, 40 tahun, Rizki Surya Dharma, (35) Ramdani Saputra (39), Tara Arsih Wijayani, 40 tahun, Yuspiadin (24), Bobby Gustiono (35), dan Roni Sutrisno. Mereka dicokok di beberapa kota yang berbeda. Satu tersangka berinisial TM masih buron dan diduga berada di Korea Selatan.

Para tersangka ini membuat akun kebencian yang disebar melalui grup The Family MCA yang oleh anggotanya disebarkan kembali ke grup yang lebih besar yaitu Cyber Muslim Defeat Hoax. Grup besar ini akan menyebarkannya secara masif di media sosial.

Atas terbongkarnya kasus The Family MCA, Tjahjo berharap tak ada lagi aktor politik yang menggunakan isu suku, ras dan agama dalam mencapai kekuasaan. Dia meminta semua pihak dapat berkampanye dengan baik. "Dalam merebut kursi presiden, gubernur atau wali kota, jangan pakai ujaran kebencian apalagi fitnah," kata dia.




Berita Lainnya

KEBUSUKAN PENYIDIK KPK DI BONGKAR WAKIL MENKUMHAM

11/05/2021 16:10 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA