Friday, 20 Sep 2019
Temukan Kami di :
Keuangan

Ditutup Melemah, Rupiah Masih Sulit Ungguli Dollar AS

Aisyah Isyana - 06/03/2018 18:40

Beritacenter.COM - Pergerakan nilai tukar Rupiah pada akhir perdagangan Selasa, 6 Maret 2018, ditutup melemah melemah 0,10% ke level Rp 13.776 per dollar AS. Kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatat valuasi melemah 0,07% ke level Rp 13.750 per dollar AS.

Tampaknya, ekspektasi keniakan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serika (AS) pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) 22 Maret mendatang, masih menjadi penahan Rupiah yang keok dihadapan dollar AS.

“Walaupun dollar AS sempat melemah karena kekhawatiran perang dagang, tetapi rupiah tetap melemah,” ujar Yulia Safrina, analis PT Monex Investindo Futures seperti dilansir Kontan, Selasa (6/5).

Adapun pernyataan Ketua pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell yang memastikan kenaikan suku bunga akan tetap dilakukan meski penerimaan pajak melambat, dinilai Yulia masih akan menjadi perhatian pasar.

Terlebih, probalitas kenaikan suku bunga kini sudah mendekati level 90%. Selain itu, data PMI jasa AS bulan Februari yang awalnya diperkirakan tertekan cukup dalam, akhirnya dirilis hanya terkoreksi tipis.

Pada Januari, PMI sektor jasa mencapai 59,9, namun turun tipis menjadi 59,5 pada Februari. Kata Yulia sektor jasa cukup berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Apabila hasilnya membaik, rencana kenaikan suku bunga akan semakin mulus.

“Seharusnya dari domestik ada data indeks kepercayaan konsumen, tapi belum ada hasilnya,” imbuhnya.




Berita Lainnya

BI Turunkan Bunga KPR dan Kendaraan

19/09/2019 19:01 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA