Saturday, 04 Jul 2020
Temukan Kami di :
News

Beredarnya Pesan Penyerangan Ustadz di Tambun, Kapolresta Bekasi : Hoax.. Info Gak Bener!

Aisyah Isyana - 22/02/2018 11:30

Beritacenter.COM - Beredarnya pesan digroup whatsapp yang menyebutkan bahwa ustadz di Kampung Gudang Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, diserang oleh orang yang mengenakan atribut PKI, sekira pukul 10.30 WIB, Rabu (21/2), ternyata hoax.

Hal itu disampaikan langsung Kapolresto Bekasi Kombes Candra Sukma Kumara. “Hoax ini berita gak bener. Bisa dipidanakan. Ini info darimana, sy minta infonya mau saya lidik. Mau saya tangkap pelakunya. Ini di FB atau apa,” kata Kapolrestro Bekasi semalam.

Dikatakan Kapolsek Tambun Kompol Sujatmiko, kasus itu ternyata bermula dari kesalahpahaman saat ada dua orang yang meminta sumbangan ke mesjid-mesjid. Kedua orang itu diketahui meminta sumbangan dengan cara memaksa.

“Dua orang pelaku itu meminta maksa. Dia ke mesjid-mesjid katanya buat taransport mau pulang,” ungkap Sujatmiko, Kamis, 22 Februari 2018.

Kedua pelaku yang diketahui berinisial FF (36) dan X (17) mendatangi kediaman Ustadz Ridwan untuk meminta sumbangan. Namun, pelaku FF diketahui meminta secara paksa dengan nada tinggi kepada Ustadz Ridwan yang diketahui saat itu sedang sakit.

Sontak hal itu membuat orangrumah panik dan berteriak hingga para tetangga langsung berdatangan ke rumah korban. Kedua pelaku pun langsung diamankan dan digiring ke Mapolsek Tambun.

Oleh karenanya, Kapolsek Tambun menegaskan bahwa kabar penyerangan itu tidak benar, hoax. Menurutnya penyebaran berita hoax ini bisa dikenakan pasal 45 atau 2 UU ITE memenuhi unsur pasal 28 ayat (1) atau 2 dengan ancaman penjara 6 tahun penjara.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA