Monday, 20 Aug 2018
Temukan Kami di :
News

Presidium 212 Sebut Isu Kepulangan Habib Rizieq Bertujuan Untuk Kacaukan Negara

Hiliyah Azizah - 18/02/2018 11:30

Beritacenter.COM - Faizal Assegaf yang merupakan salah satu pendiri Presidium 212 menyesalkan adanya politisasi agama dalam isu kepulangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Faizal menduga, isu kepulangan sang habib sengaja dibuat hanya untuk membuat kekacauan di negeri ini.

Faizal yang juga Aktivis 98 ini menilai, kelompok yang bersuara keras dalam isu kepulangan Rizieq semakin tak waras.

"Seperti mengklaim tanggal 21 Februari, Habib Rizieq akan pulang kemudian meralat bahwa itu adalah permintaan masyarakat," kata Faizal dalam acara diskusi di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (17/2/2018).

Faizal melanjutkan foto-foto tiket kepulangan Rizieq yang beredar di publik, dinilai hanya untuk propaganda saja. "Bahkan ada foto tiket, setelah dikatakan hoax, Eggi juga katakan hoax. Nah, praktek semacam ini yang membuat simbol agama menjadi sangat berbahaya," paparnya.

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, belum berencana pulang dalam waktu dekat. Dia masih meminta petunjuk Tuhan dengan salat istikharah di Arab Saudi. Rizieq bertolak ke Arab Saudi setelah tersandung dua kasus yang membuatnya harus berurusan dengan kepolisian.

Dia menjadi tersangka kasus dugaan pornografi atas chat-nya bersama seorang perempuan bernama Firza Husein. Kasusnya saat ini masih ditangani oleh Polda Metro Jaya. Sedangkan di Mapolda Jabar, Rizieq menjadi tersangka kasus penghinaan lambang negara.

Berkali-kali, Rizieq dikabarkan pulang. Namun, semua batal. Terakhir, pada akhir Januari lalu, dia dikabarkan segera mendarat di Jakarta.

Pada Jumat 16 Februari kemarin, beredar foto tiket kepulangan Rizieq Shihab dari Arab Saudi. Pada tiket itu tertera Rizieq akan terbang dari Arab Saudi pada 20 Februari dan tiba di Jakarta keesokan harinya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA