Sunday, 27 May 2018
Temukan Kami di :
Internasional

Bangladesh Ikut Serta dalam Program Pemulangan Pengungsi Rohingya

Diketahui juga sebelumnya jika Bangladesh dan Myanmar telah sepakat untuk program pemulangan 700.000 orang pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari kekerasan militer di kampung halaman mereka, Rakhine pada Agustus 2017 lalu.

Sari Intan Putri - 13/02/2018 10:09

Beritacenter.COM - Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dan Pemerintah Bangladesh telah menandatangani kesepakatan yang isinya Bangladesh ikut dalam masalah pemulangan pengungsi Rohingya ke Myanmar.

Senin (12/02/2018) kemarin, Shahriar Alam selaku Menteri Muda Luar Negeri Bangladesh mengatakan jika pemerintah melibatkan Badan Pengungsi PBB sehingga proses pemulangan dapat dilakukan tanpa dituduh melakukan paksaan terhadap para pengungsi.

Lebih lanjut Alam juga menjelaskan jika setiap pengungsi yang akan dipulangkan akan diminta untuk mengisi formulir pemulangan di hadapan pejabat PBB.

Diketahui juga sebelumnya jika Bangladesh dan Myanmar telah sepakat untuk program pemulangan 700.000 orang pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari kekerasan militer di kampung halaman mereka, Rakhine pada Agustus 2017 lalu.

Sebenarnya para pengungsi masih merasa takut dan trauma karena khawatir terhadap keamanan dan keselamatan nyawa mereka di Rakhine.

"Kami telah berulang kali menyampaikan, proses pemulangan sangatlah kompleks," kata Alam.

Namun, sampai saat ini belum ada peryataan dari PBB terkait kesepakatan pemulangan tersebut, termasuk terkait keharusan para pengungsi melakukannya secara sukarela.

Alam menegaskan, Bangladesh tidak hanya sekadar ingin mengirim kembali para pengungsi tanpa memastikan jaminan keamanan mereka setibanya di Myanmar.

Hingga saat ini, warga Rohingya masih berdatangan ke Bangladesh. Para pengungsi baru itu menceritakan adanya pelanggaran hak asasi yang dilakukan umat Budha dan militer di Myanmar.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA