Sunday, 27 May 2018
Temukan Kami di :
News

Soal Kecelakaan di Tanjakan Emen, Menteri PUPR : Perlu Ada Perubahan Geometri

Aisyah Isyana - 13/02/2018 05:20

Beritacenter.COM - Kondisi geometri di kawasan tanjakan Emen, Kabupaten Subang, Jawa Barat, perlu mendapat perubahan. Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basoeki Hadimoeljono.

Adapun perubahan kondisi geometri dikawasan itu dinilai pentinf dilakukan menyusul sering terjadinya kecelakaan dilokasi, terlebih insiden yang menewaskan puluhan orang pada Sabtu, 10 Februari 2018 kemarin.

(Baca Juga : Kronologi Penyebab Kecelakaan Maut di Tanjakan Emen)

“Kami baru dapat laporan dari (bagian) litbang (penelitian dan pengembangan) kalau perlu ada perubahan geometri,” katanya di Istana Presiden seusai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna, Senin, 12 Februari 2018.

Basoeki menjelaskan, kecelakaan lalu lintas kerap terjadi di kawasan itu lantaran medan yang terlalu curam. Oleh karenanya, pemerintah akan berupaya untuk mengubah kondisi jalanan tersebut, termasuk tanjakannya.

Tak hanya masalah geometri, Basoeki juga menilai perlu adanya jalur aman (safety lane) di lokasi tersebut. Dia mencotohkan safety lane di tanjakan Gombel, Semarang atau tol Semarang.

(Baca Juga : 27 Korban Tewas Kecelakaan Tanjakan Emen Akan Dimakamkan Massal)

“Kalau ada yang rem blong, ‘dukdukduk’, dia masuk ke situ, berhenti,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bus pariwisata yang membawa rombongan dari Ciputat, Tangerang Selatan, mengalami kecelakaan di Tanjakan Emen, Kampung Cicenang, Desa Ciater, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (10/2/2018). Sebanyak 27 orang tewas akibat kecelakaan tersebut.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA