Sunday, 27 May 2018
Temukan Kami di :
Politik

Susun Materi Khotbah, Bawaslu Undang Tokoh Agama Untuk Hindari Politik SARA

Adam Khan - 12/02/2018 12:00

BeritaCenter.com – Penyusunan materi khotbah yang dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) jelang Pilkada Serentak 2018 akan melibatkan tokoh-tokoh agama guna menghindari politik SARA.

"Materi khotbah ini akan kami undang para pemuka agama untuk menyusun materi khotbah yang akan diberikan kepada ormas-ormas untuk jadi bahan referensi," kata Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja kepada wartawan di D Hotel, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, Minggu (11/2/2018).

"Urgensi-nya adalah pencegahan, pencegahan terhadap politisasi SARA dan politisasi uang," lanjutnya.

Rahmat menyampaikan materi khotbah ini disusun untuk bahan referensi berkhotbah, mengingatkan soal antipolitik SARA dan antipolitik uang.

"Ini bahan referensi, boleh dipakai boleh tidak. Ini sebagai bahan referensi berkhotbah baik di Agama Kristen, Islam, Buddha, Hindu yang kemudian mengingatkan tentang antipolitik SARA, dan antipolitik uang. Tema besar itu yang kita muat di materinya nanti," jelas dia.

Materi khotbah nanti akan membahas terkait program-program para Paslon Pilkada. Jadi dengan adanya materi khotbah, diharapkan materi khotbah tidak ada yang menyinggung agama Paslon.

"Ini bahan referensi. Boleh dipakai boleh tidak. Tapi kami sarankan untuk digunakan, contoh saat pemilihan pasangan calon. Misalkan Teman-teman bingung, silakan pilih sesuai keyakinan agama anda, yang dipilih program kerjanya, hal-hal itulah yang kemudian diceramahkan," imbuh Rahmat.

Rahmat membantah aturan materi khotbah ini dibuat karena pengalaman Pilkada DKI 2017. Dia mengatakan program materi khotbah ini sudah lama dirumuskan.

"Ini program sudah lama, materi pencegahan bukan hanya dari Pilkada DKI. Kami bukan mengatakan Pilkada DKI jelek, tapi Pilkada DKI kan tensinya naik gara-gara itu. Nah oleh sebab itu, kami ingin tensinya agar turun sehingga materi khotbah baik dan dapat diterima masyarakat dan tidak membela Paslon tertentu," tutur dia.




Berita Lainnya

Akhirnya, UU Antiterorisme Disahkan

25/05/2018 12:52 - Adam Khan
Kemukakan Pendapat


BOLA