Saturday, 22 Feb 2020
Temukan Kami di :
News

Polisi Selidiki Penyebab Ambrolnya Beton Underpass Bandara Soetta

Aisyah Isyana - 07/02/2018 18:56

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab ambrolnya underpass Jalan Perimeter Selatan Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, pada Senin (5/2).

Sebagaiamana diberitakan, longsor Bandara Soetta itu telah menewaskan karyawati Garuda Maintenance Facility (GMF) Dianti Dyah Ayu Cahyani Putri (24) akibat terjebak dalam mobil selama 12 jam pascalongsor.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya masih menganalisa olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang sedang dilakukan Laboratorium Forensik (Labfor) dan Indonesian Automatic Fingerprint Identifcation System (Inafis) Mabes Polri.

"Kita juga tetap melihat, menganalisa dan mempelajari penyidik, ini siapa-siapa yang berkaitan dengan longsor ini, ada pidana atau tidak disitu," kata Argo di Tamansari, Jakarta Barat, Rabu, 7 Februari 2018.

Sejauh ini, penyidik juga telah memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangannya. Sudah ada delapan saksi, di antaranya dari pihak kontraktor PT Waskita Karya, PT Kereta Api Indonesia, Aviation Security, dan juga masyarakat yang melihat kejadian secara langsung.

"Ada saksi yang melihat, melihat seperti apa longsor itu kita mintai keterangan, kemudian kita akan kembangkan dengan keterangan yang lain," tutur mantan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur itu.

Untuk diketahui, insiden ambrolnya underpass Jalan Perimeter Selatan Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta), menimpa sebuah mobil dengan nomor polisi A 1567 AS, sekira pukul 17.45 WIB, Senin (5/2).

Dalam insiden itu, dua orang yang merupakan karyawan GMF bagian financial analyst, korban Dianti Putri (24) baru bisa dievakuasi setelah terjebak direruntuhan longsor selama 9 jam. Sementara rekannya, Mukhmainnah baru dapat dikeluarkan dari dalam reruntuhan selama 12 jam pascalongsor.

Dianti yang sempat menjalani perawatan pun dinyatakan meninggal dunia di RS Mayapada pukul 6.45 WIB akibat patah leher, patah pangkal paha dan gagal jantung yang dialaminya. Sementara Ina, panggilan akrab Mukhmainah, masih menjalani perawatan intensif di RS Siloam, Kabupaten Tangerang.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA