Saturday, 22 Feb 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Perdayai Artis Dangdut, Janda Muda Berkedok Dukun Pengasihan di Lamongan Diciduk Polisi

Tersangka NH mengaku sebagai peramal yang bisa membaca hati seseorang, serta dapat menyelesaikan apapun permasalahan pengasihan, bahkan tersangka juga mengaku bisa mengembalikan kekasih yang telah pergi dengan media kartu remi

Aisyah Isyana - 06/02/2018 14:23

Beritacenter.COM - Seorang janda muda diduga pelaku penipuan berkedok sebagai dukun pengasihan di Lamongan, diamankan polisi. Pelaku memperdaya korban yang merupakan penyanyi dangdut dengan modus memberikan ajian pengasihan.

Janda dua anak ini diketahui berinisial NH (34) warga Desa Sidodadi, Kecamatan Kota Lamongan. Kepada korbannya, pelaku mengaku sebagai peramal yang dapat membaca hati seseorang dan menyelesaikan masalah pengasihan dengan kartu remi.

"Tersangka NH mengaku sebagai peramal yang bisa membaca hati seseorang, serta dapat menyelesaikan apapun permasalahan pengasihan, bahkan tersangka juga mengaku bisa mengembalikan kekasih yang telah pergi dengan media kartu remi," kata Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung kepada wartawan di mapolres, Selasa, 6 Februari 2018.

Feby menjelaskan, pelaku menggunakan media kartu remi dan keris kecil dari tembaga dan minyak wangi untuk meyakinkan korban jika dirinya dapat menyelesaikan masalah pengasihan yang menimpa korban.

"Sebagai imbalan, tersangka kemudian meminta sejumlah uang dengan alasan membeli peralatan yang digunakan untuk ritual dan salah satu korbannya ada yang dimintai uang hingga Rp 30 juta," ungkap Feby.

Terungkapnya kasus dugaan penipuan yang dilakukan NH bermula dari adanya laporan polisi dari salah satu korban, yakni penyanyi dangdut asal Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng.

"Korban datang ke rumah tersangka dengan maksud meminta bantuan permasalahan perjodohan dan tersangka sanggup menolong korban dengan meminta sejumlah uang dengan alasan untuk ritual," terang Feby yang menyebut pelaku beberapa kali menyerahkan uang yang jika ditotal bisa mencapai Rp 30 juta.

Kepada sang korban, pelaku memberi batu merah delima dan Rajah dari hasil ritual yang dilakukan pelaku. Namun, jelasnya, hubungan percintaan korban malah tidak membaik, bahkan putus pasca menerima merah delima dan rajah dari pelaku.

"Kejadian ini dilaporkan ke polisi dan akhirnya petugas berhasil mengamankan tersangka di sebuah cafe di Lamongan," jelas Feby.

Feby menambahkan, setelah pihaknya melakukan pengembangan, ternyata masih ada korban lain yang terdeteksi dan melapor ke polisi. Kini, tersangka pun harus menjalani proses hukum di kepolisian.

"Tersangka akan dijerat dengan pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP dengan ancaman 4 tahun kurungan penjara," tegas Feby.




Berita Lainnya

Lagi Asik Pakai Sabu-sabu Pengemudi Ojol Diciduk Polisi

22/02/2020 12:10 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA