Sunday, 27 May 2018
Temukan Kami di :
Internasional

Finlandia Dilanda Demonstrasi dan Pemogokan Bersama

Adam Khan - 03/02/2018 12:53

BeritaCenter.com – Angkutan umum dan serikat pekerja melakukan demonstrasi besar dan pemogokan bersama sebagai protes terhadap kebijakan pemerintah Finlandia. Banyak cabang industri berhenti beroperasi di Finlandia pada Jumat (2/2).

Protes tersebut dilancarkan terhadap peraturan yang baru disahkan yang mengharuskan orang tak memiliki pekerjaan untuk lebih aktif mencari pekerjaan atau mereka akan kehilangan insentif.

Sampai Jumat (2/2), gagasan yang menyerukan pembatalan peraturan itu telah mengumpulkan 140.000 tandatangan, sehingga menjadikannya gagasan populer kedua di Finlandia setelah gagasan hukum perkawinan. Menurut peraturan Finlandia, satu gagasan masyarakat harus diproses oleh parlemen jika gagasan tersebut memiliki dukungan dari sedikitnya 50.000 warga.

Jarkko Eloranta, ketua organisasi pegawai kantoran SAK, menuntut penerapan peraturan dibekukan sampai Parlemen memproses gagasan masyarakat itu pada musim semi mendatang.

Demonstrasi besar berlangsung pada Jumat siang di bundaran senat di Helsinki. Bundaran neoklasik tersebut dipenuhi sebanyak 8.000 demonstran yang berteriak-teriak dan mengarahkan protes mereka ke gedung pemerintah yang berdekatan.

Di antara bendera merah tradisional sarikat pekerja angkutan dan industri, ada juga wakil dari sektor akademis. Misalnya, Serikat Peneliti dan Pengajar Universitas bergabung dalam demonstrasi tersebut.

Peneliti Janne Korhonen dari Aalto University Business School membawa spanduk yang bertuliskan, "Gunakan imbalan, dan bukan hukuman." Ia mengatakan kepada Xinhua bahwa kebijakan ekonomi saat ini membahayakan masyarakat.

Suasana di bundaran tersebut tegang. Pendemo mengundang wakil dari pihak pemerintah, tapi sebagian besar suara mereka diabaikan.

Komentator lokal mengatakan serikat pekerja telah menerima baik pemotongan gaji dalam kesepakatan 2016 sebagai imbalan insentif pengangguran takkan dikurangi lagi. Sekarang serikat pekerja menyatakan Kabinet telah melanggar janjinya.

Ketua Partai Sosial Demokrat, Liga Sayap-Kiri dan Partai Hijau memberi sambutan dalam kegiatan itu.

Konfederasi Industri mengatakan pemogokan sepanjang hari mengakibatkan kerugian 120 juta euro (149 juta dolar AS) bagi industri Finlandia, tapi pihak serikat pekerja mengklaim jumlah yang benar ialah 18 juta euro.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA