Sunday, 27 May 2018
Temukan Kami di :
Internasional

Pemilu Raya Sering Tak Nentu, PM Malaysia Isyaratkan Musim Haji

Indah Pratiwi - 02/02/2018 17:24

Beritacenter.com - Pemilu Raya yang akan diselenggarakan negara Malaysia telah diisyaratkan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, bahwa penyelenggaraan pemilihan umum akan diselenggarakan sebelum musim Lebaran Haji tahun ini yang akan dimulai pada Juli 2018.

Najib saat sedang bertemu dengan para calon jemaah haji yang akan dibiayai oleh 1MDB, Jumat (2/2). Najib berjanji bahwa para calon jemaah haji itu akan berangkat pada 14 Juli, setelah dua hari "raya".

"Kalian akan pergi setelah Hari Raya [Idul Fitri] dan juga 'raya' yang lainnya," ujar Najib merujuk pada pemilihan umum yang dalam bahasa Malaysia disebut "pemilu raya."

Penyelenggaraan pemilu di Malaysia membuat ketidakpastian waktu pemilu raya, sementara masa kerja Parlemen Malaysia sudah berakhir pada 24 Juni.

Berdasarkan peraturan, Komisi Pemilihan harus menggelar pemilu paling lambat 60 hari setelah parlemen dibubarkan.

Penyelenggaraan pemilu ini menjadi sorotan berbagai pihak, salah satunya karena cuaca. Apabila dilakukan menjelang pertengahan tahun ini maka Malaysia biasanya diguyur hujan deras dan banyak daerah dilanda banjir.

Pada tahun lalu, Penang diterjang banjir terburuk membuat belasan korban tewas. Sekitar Desember 2014, wilayah Kelantan juga dilanda banjir terburuk dalam sejarah. Pada 2007, sekitar bulan April-Juni, sejumlah negara bagian seperti Kelantan, Terengganu, Pahang, Kedah, dan Johor utara juga mengalami banjir besar.



Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA