Sunday, 27 May 2018
Temukan Kami di :
Opini

Mengapa Shalat Gerhana Dianjurkan? Ini Alasannya...

Indah Pratiwi - 31/01/2018 18:30

Beritacenter.com - Terjadinya gerhana bulan total yang terjadi pada Rabu (31/1/2018) sore ini akan berlangsung mulai pukul 18.00 WIB dan bisa dilihat di seluruh wilayah Indonesia.

Fenomena gerhana bulan merupakan fenomena alam langka yang pernah terjadi sejak zaman sebelum Rasulullah SAW. Namun, tentu ini tak lepas dari kehendak Allah SWT.

Rasulullah SAW ketika terjadi gerhana langsung melaksanakan shalat sunah. Oleh sebab itu dianjurkan kepada umatnya untuk mengikuti melaksanakan shalat gerhana.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Kepala Pondok Pesantren Tebuireng 2, Ahmad Sayhri Sholehan Arif Khuzaini bahwa melaksanakan shalat gerhana sama seperti melaksanakan salat biasa. Solat gerhana dilaksanakan sebanyak 2 rakaat dan dengan bacaan salat yang panjang.

"Berdasarkan referensi dari kitab Tausyih Ibn Qosim karya Syech Nawawi Al-Bantani, bacaan salat gerhana dari rakaat pertama yaitu membaca surat Al-Fatihah, setelah itu dianjurkan membaca surat yang panjang (semisal surat Al-Baqoroh yang terdiri dari 286 ayat), kalau tidak bisa cari surat yang panjangnya kurang dari Al-Baqarah," ungkap Pak Arif.

Namun untuk pada sesi rakaat kedua, ia melanjutkan, membaca lagi surat Al-Fatihah. Jika mampu sebaiknya membaca 200 ayat dari surat Al-Baqarah atau 150 ayat atau 100 ayat.

"Namun, jika tidak mampu boleh saja membaca surat-surat apa saja yang ada di dalam 30 juz. Disarankan memilih yang panjang. Ketika sujud dan ruku' hendaklah memperbanyak tasbih," jelasnya.

Dari Al Mughiroh bin Syu’bah, Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam bersabda:

 

????? ????????? ??????????? ???????? ???? ?????? ??????? ? ??? ????????????? ???????? ?????? ????? ??????????? ? ??????? ???????????????? ????????? ??????? ????????? ?????? ??????????

 

”Matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Kedua gerhana tersebut tidak terjadi karena kematian atau lahirnya seseorang. Jika kalian melihat keduanya, berdo’alah pada Allah, lalu salatlah hingga gerhana tersebut hilang (berakhir).” (HR. Bukhari no. 1060 dan Muslim no. 904).

Wallahu'alam Bishawab



Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA