Sunday, 27 May 2018
Temukan Kami di :
Opini

Plt Gubernur 2017 Dari Jenderal Tak Masalah, Sekarang 2018 Dipermasalahkan ?

Mendagri mengusulkan Plt Gubernur Jabar dan Gubernur Sumut

Bunga Putri - 29/01/2018 10:21

BeritaCenter.COM - Pro dan Kontra terjadi ditengah-tengah pengusulan Plt Gubernur di Jawa Barat (Jabar) dan Sumatera Utara (Sumut), ada apa ? banyak kalangan menilai usulan tersebut dapat melunturkan nilai Netralitas Institusi Polri.

Padahal hal yang sama pernah dilakukan Mendagri Tjahjo Kumolo pada PILKADA 2017. Yakni di Aceh dan Sulawesi Barat (Sulbar). Aceh ketika itu dipimpin oleh Mayor Jenderal TNI Soedarmo dan Sulbar di-plt-kan ke Irjen Carlo Brix Tewu. Mereka para Jenderal yang dipilih tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Netralitasnya sebagai pejabat Negara.

Mendagri mengusulkan Irjen I‎riawan sebagai Plt Gubernur Jabar yang akan ditinggalkan Ahmad Heryawan pada 13 Juni 2018 mendatang. Penunjukan Plt itu akan berlanjut sampai M Iriawan sebagai pj gubernur sampai gubernur defenitif dilantik.

Selain M Iriawan juga ada Irjen Martuani Sormin yang disiapkan mengisi posisi Penjabat Gubernur Sumut menggantikan Tengku Erry Nuradi yang habis masa jabatannya pada 17 Juni 2018.

Mendagri Tjahjo Kumolo berlasan‎ sengaja meminta penjabat kepala daerah dari unsur Polri dan TNI, karena untuk menjaga daerah-daerah yang dianggap memiliki tingkat kerawanan tinggi, terutama saat Pilkada serentak 2018.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA