Wednesday, 17 Oct 2018
Temukan Kami di :
Nasional

Jaksa KPK : Aliran Dana Untuk Setya Novanto Berliku-liku

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai membuka lapisan transaksi aliran uang terkait proyek KTP elektronik

Indah Pratiwi - 20/01/2018 13:21

Beritacenter.COM - Kasus yang menjerat mantan ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto ini sangatlah rumit, karena banyak pihak-pihak yang melindung SN dari jeratan Hukum. Kasus mega proyek E-KTP ini sudah bergulir di Peradilan, tinggal Jaksa KPK harus bisa membuktikan SN bersalah di muka hukum telah melakukan Korupsi.

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai membuka lapisan transaksi aliran uang terkait proyek KTP elektronik. Lapisan yang telah dibuka adalah aliran USD2,6 juta dari PT Biomorf Mauritius kepada mantan ketua DPR Setya Novanto melalui keponakannya, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo.

"Jadi, ada transaksi dari pemberinya dari rekanan-rekanan itu nanti kemudian ini transaksi yang terjadi di tengah dan nanti alurnya ke mana lagi," kata jaksa Irene Putri di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (18/1/2018).

Irene mengakui pembuktian penerimaan uang oleh Novanto butuh waktu. Pasalnya, skema yang digunakan keponakan Novanto untuk memasukan uang ke Indonesia cukup berliku.

Dia menjelaskan perjalanan pembuktian aliran uang masih panjang. Jaksa memiliki waktu kurang lebih tiga bulan untuk menyelesaikannya. Apalagi, sampai hari ini baru persidangan ketiga untuk pemanggilan saksi.

Menurut dia, apa yang diungkap sekarang adalah hilir dari transaksi yang nanti akan dibuktikan. "Siapa sebenarnya orang yang mengirimkan kemudian ke mana lanjutan. Ini kan baru transaksi layering atas transaksi korupsinya," imbuh Irene.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA