Saturday, 26 May 2018
Temukan Kami di :
News

Kejagung Tak Lama Lagi Akan Tetapkan Tersangka Baru Dalam Kasus Korupsi Alat KB

Jaksa penyidik pada pidana khusus Kejaksaan Agung masih mengembangkan kasus dugaan korupsi pengadaan alat KB

Indah Pratiwi - 20/01/2018 13:02

Beritacenter.COM - Kasus ini bermula saat Satuan Kerja Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB-KR) pada Direktorat Jalur Pemerintah BKKBN Pusat melaksanakan kegiatan pengadaan Susuk KB II/Implant Batang Tiga Tahunan Plus Inserter pada 2014 dan 2015. Pagu anggaran saat itu sebesar Rp 191 miliar, yang bersumber dari APBN sesuai dengan DIPA BKKBN.

Saat proses pelelangan berlangsung, terdapat penawaran harga yang dimasukkan oleh para peserta lelang ke satu kendali, yakni PT Djaya Bima Agung. PT Djaya Bima Agung juga sebagai peserta lelang sehingga harga-harga tersebut adalah harga yang tidak wajar dan menyebabkan rendahnya tingkat kompetensi.

Jaksa penyidik pada pidana khusus Kejaksaan Agung masih mengembangkan kasus dugaan korupsi pengadaan alat KB II Batang Tiga Tahunan Plus Inserter Tahun Anggaran 2014-2015 di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Jaksa Agung M Prasetyo membuka kemungkinan penetapan tersangka baru dalam kasus itu.

"Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru," ujar Prasetyo di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, (19/1/2018).

Prasetyo menjelaskan kasus dugaan korupsi biasanya dilakukan secara berjemaah. Kecil kemungkinan tindak pidana korupsi dilakukan secara sendiri.

Tapi, Kejaksaan Agung tak ingin buru-buru menetapkan tersangka baru. Prasetyo tak ingin penetapan tersangka justru bermasalah karena kurangnya bukti.

"Kita enggak mau grasak-grusuk, semuanya harus serba terukur, jelas, bukti cukup lengkap," jelas Prasetyo.




Berita Lainnya

Ada Yang Berbeda Dalam Aktivitas Gunung Merapi

26/05/2018 08:09 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA