Sunday, 19 Aug 2018
Temukan Kami di :
Travel

Kota Malang Kembali Menambah Wahana untuk Menarik Wisatawan

Peresmian wahana baru tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto. Wahana baru tersebut adalah Flying Fox. Flying Fox dibangun berdasarkan bantuan dari salah satu BUMN.

Sari Intan Putri - 18/01/2018 20:24

Beritacenter.COM - Kota Malang, Jawa Timur memang terkenal dengan wisata dan kulinernya. Tapatnya hari Selasa (16/01/2018) lalu, Pemerintah Kota Malang menambah satu wahana baru. Wahana baru tersebut berada di Kampung Topeng, kawasan Desaku Menanti, Tlogowaru.

Peresmian wahana baru tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto. Wahana baru tersebut adalah Flying Fox. Flying Fox dibangun berdasarkan bantuan dari salah satu BUMN.

Wasto berharap jika di kemudian hari dapat dimanfaatkan untuk menarik wisatawan baik dari Kota Malang maupun luar Kota Malang.

"Saya atas nama Pemerintah Kota Malang mengucapkan terima kasih," kata Wasto, Rabu (17/01/2018).

Lebih lanjut Wasto juga mengungkapkan jika saat ini kondisi Kampung Topeng yang makin menarik, akan mampu mendatangkan wisatawan. Kondisi ini dianggap akan berdampak pada terbukanya kesempatan untuk berwirausaha bagi warga binaan di Desaku Menanti.

Untuk itu, dia mengimbau pada para dinas untuk terus membimbing dan mendampingi serta memberikan berbagai pelatihan demi mendukung pengembangan ketrampilan dan kemampuan warga binaan.

Sekda menjelaskan, jika pembangunan berkelanjutan merupakan agenda global yang harus diterapkan khususnya di Kota Malang. Sektor pariwisata yang masuk dalam cakupan pembangunan berkelanjutan atau yang dikenal dengan konsep pembangunan pariwisata berkelanjutan, mengandung maksud penting.

Dalam hal ini membangun sektor wisata yang tanggap terhadap minat akan wisatawan dan keterlibatan langsung masyarakat setempat dengan menekankan upaya perlindungan dan pengelolaannya yang berorientasi jangka panjang.

"Upaya pengembangan dan pengelolaan sumber daya yang dilakukan harus diarahkan agar dapat memenuhi aspek ekonomi, sosial dan estetika serta dapat menjaga keutuhan dan kelestarian ekologi hingga budaya," kata Wasto saat membacakan sambutan H. Moch Anton.

Wasto mengatakan, ada beberapa prinsip dalam konsep pembangunan pariwisata berkelanjutan pada empat hal. Beberapa di antaranya seperti layak secara ekonomi dengan artian bisa memberikan nilai manfaat pada masyarakat.

Prinsip lain yakni baik pembangunan wilayah dan peningkaran kesejahteraan masyarakat lokal. Kemudian berwawasan lingkungan serta dapat diterima secara sosial.




Berita Lainnya

Jalur Pendakian Gunung Merapi Ditutup

15/08/2018 16:29 - Indah Pratiwi

Indahnya Pemandangan Sunrise di Bukit Batu Roti

15/08/2018 16:04 - Indah Pratiwi

Ada Salju di Sekitaran Gunung Bromo

06/08/2018 14:33 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA