Wednesday, 23 Oct 2019
Temukan Kami di :
News

Hanya Karena Sebuah Akun Game, Pria Malaysia Tega Ceraikan Istri

Aisyah Isyana - 02/01/2018 21:24

Beritacenter.COM - Hampir mayoritas pria menyukai video game sebagai sarana hiburan untuk menghabiskan waktu luang. Meski menjadi sarana pelepas penat, video game dinilai dapat memberi efek negatif seperti kecanduan.

Bahkan, lembaga kesehatan dunia (WHO) baru-baru ini mengakui bahwa kecanduan video game sebagai sebuah kondisi gangguan mental yang dapat berdampak besar pada kehidupan seseorang, seperti yang dialami sepasang suami istri di Malaysia.

Hanya karena kecanduan game ponsel yang tengah populer saat ini, yakni “King of Glory”, seorang suami tega menceraikan istri yang telah hidup bersamanya selama enam tahun, seperti yang dilaporkan Oddity Central, Selasa, 2 Januari 2018.

Hal itu dilakukan pria di Malaysia lantaran tak terima saat mengetahui istrinya telah menjual akun "King of Glory" miliknya. Padahal, sang istri nekat menjual akun game milik suaminya, hanya karena berharap agar pria berusia 25 tahun itu dapat lebih menghabiskan waktu bersamanya dan anaknya, ketimbang bermain game.

Diketahui, pasangan yang tak disebutkan namanya itu sudah berumah tangga sejak enam tahun lalu. Sang istri yang merupakan warga negara China, memutuskan untuk pindah ke Malaysia agar dapat terus bersama dengan lelaki pujuan hati.

Alhasil, pasangan yang sama-sama berusia 25 tahun itu kemudian menikah dan semuanya tampak berjalan baik, sampai dua tahun lalu saat game “King of Glory” dirilis. Ketertarikan suami akan game itu, sama sekali tak pernah terpikirkan sang istri akan menjadi penyebab rusaknya rumah tangga mereka.

Bahkan, awalnya perempuan itu justru ikut bermain dengan suaminya agar mereka tetap bisa menikmati waktu bersama sampai akhirnya dia mulai mengeluhkan kemampuan istrinya dalam bermain game dan lebih memilih bermain dengan temannya.

Pada satu titik, pria yang kecanduan itu mulai pergi dari rumah bermain “King of Glory” dan kadang kembali pagi-pagi sekali. Bahkan saat dia tidak keluar dari rumah, dia akan mengundang teman-temannya untuk melakukan sesi permainan dan sama sekali tidak memedulikan istri dan anak perempuannya.

"Meskipun dia berkali-kali berjanji bahwa dia akan berhenti tenggelam dalam dunia video game, dia tidak akan pernah menepati janjinya," kata sang istri melalui media sosialnya.

Beberapa hari lalu setelah suaminya kembali larut malam dari sesi permainannya, sang istri akhirnya tidak tahan lagi. Saat pria itu tertidur, dia mengambil ponselnya dan menjual akun game suaminya secara online. Dia berharap tindakannya itu akan membuat pria itu tidak lagi bermain dan mulai menghabiskan waktu bersama keluarga, tetapi dia salah.

Saat pria itu bangun dan menyadari dirinya tidak dapat menemukan akun game-nya, dia menjadi sangat marah. Dia menerobos masuk ke kamar istrinya menarik tangannya dan menyeretnya ke bawah. Dia juga mengatakan telah mengetahui apa yang terjadi dan mengatakan akan menceraikan istrinya. Dia juga menyuruh istrinya untuk meninggalkan Malaysia dan segera pulang ke China.

"Saya tidak lagi memiliki harapan untuk suami saya. Dia bermain video game-nya sepanjang hari dan mengabaikan saya dan putrinya,” tulis perempuan itu di aplikasi WeChat.

“Yang saya inginkan sekarang adalah untuk mendapatkan hak asuh dari anak perempuan saya sehingga saya bisa membawanya ke China dan membesarkannya dengan benar, " pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA