Friday, 20 Jul 2018
Temukan Kami di :
Hardware

Woow, Drone Mematikan dan Sulit Dilacak Telah Hadir

Anas Baidowi - 15/12/2017 14:50

Beritacenter.COM - Teknologi mutakhir telah membantu terciptanya drone mematikan dengan bobot yang lebih ringan, lebih cepat dan sulit untuk dilacak. Jika teknologi ini diterapkan dalam dunia militer, maka teknologi itu membuat drone semakin mematikan dalam pertempuran di masa depan.

Dengan bentuk sayap mekanis yang kompleks, menjadi fitur terbaru dari drone terbaru dengan konsep jet berkekuatan magma tersebut. Sistem drone itu menggunakan perangkat peniup angin yang unk untuk bermanuver dan menjadikannya sebagai drone yang paling sulit dilacak.
Dua teknologi yang akan ditambahkan pada drone itu antara lain Kendali Sirkulasi Sayap (Wing Circulation Control/WCC) dan Pengarah Gaya Dorong Fluida (Fluidic Thrust Vectoring/FTV).

WCC bekerja dengan cara meniupkan udara dari mesin dengan kecepatan supersonik melalui ujung belakang sayap pesawat sehingga pesawat dapat dikendalikan.

Adapun FTV bekerja dengan cara menggunakan udara yang dihembuskan untuk membelokkan saluran buang udara, sehingga pesawat dapat diubah arahnya.

Pesawat buatan BAE System yang bekerja sama dengan Universitas Manchester itu diumumkan telah selesai melalui tahap pembuatan dan fase pertama uji terbang.

Konsep baru pesawat itu menghilangkan penggerak sirip pesawat terbang sebagai pengendali terbang konvensional. Dua teknologi baru itu diklaim memberi kendali yang lebih baik pada pesawat sekaligus lebih hemat biaya perawatannya.

Jika berhasil, uji terbang tersebut menjadi yang pertama kali di dunia penerbangan dalam mendemonstrasikan pesawat satu mesin dengan kendali sirkulasi pada turbin gas pesawat.

“Kami mendemonstrasikan teknologi terdepan dalam pengembangan pesawat generasi terbaru. Saya percaya bahwa kami adalah perintis,” papar Dr Bill Crowther dari Universitas Manchester.



Berita Lainnya

Ini Alasan Go-Jek Ganti Nama di Dua Negara

06/07/2018 17:44 - Anas Baidowi

Bali Bakal Nikmati Internet Gratis

12/01/2018 20:44 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA