Friday, 20 Jul 2018
Temukan Kami di :
News

LPI Sebut Yang Tidak Mendukung Jokowi Berarti Radikal

Membela Jokowi pada 2019 adalah membela nasionalisme

Hiliyah Azizah - 13/12/2017 18:30 Presiden Joko Widodo

Beritacenter.com - Boni Hargens selaku Direktur Lembaga Pemilih Indonesia menyebut bahwa kelompok yang tidak mendukung Jokowi di Pilpres 2019 merupakan orang-orang anti nasionalisme atau mungkin cenderung intoleran, radikal dan anti kebhinekaan.

“Membela Jokowi pada 2019 adalah membela nasionalisme,” kata Boni Hargens saat menggelar diskusi publik di Hotel Arya Duta, Setiabudi, Jakarta Pusat, (13/12/2017).

Boni juga mengatakan bahwa ada satu kelompok radikal yang tumbuh subur di bangsa ini, bahkan mereka memiliki pengaruh besar yang bisa memenangkan dunia politik dan bertujuan untuk menjatuhkan Jokowi di Pilpres 2019.

“Sejauh yang kami amati, kelompok radikal ini udah menjadi metamorfosis dan berpengaruh dalam peta politik. Pasti ada kelompok yang di untungkan juga dalam kondisi ini. Pilpres 2019 adalah Jokowi melawan radikalisme,” jelas Boni.

Kelompok radikal ini, lanjutnya adalah bom waktu buat yang sewaktu-waktu bisa menghancurkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu, masyarakat Indonesia harus menilai ini sebagai ancaman besar bagi keutuhan bangsa.

“Ini seperti bom waktu yang sewaktu waktu dapat mengganggu NKRI. Kita harus sama-sama meliat ini sebagai ancaman kekuatan radikal. Jadi sebelum kekuatan ini semakin besar kita harus mengantisipasinya,” tutup Boni.



Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA