Monday, 28 May 2018
Temukan Kami di :
News

Pengamat Sebut Ideologi Bangsa Bisa Berubah Jika Jokowi Kalah

Ini seperti ucapan salah satu tokoh dari kubu mereka yang mengatakan ingin mengganti jadi NKRI bersyariah jika Jokowi tak jadi presiden

Hiliyah Azizah - 06/12/2017 09:55

Beritacenter.com - Meski pemilihan Presiden baru akan digelar pada 2019, sejumlah partai politik sudah ulai melakukan persiapan agar nantinya bisa bersaing dengan petahana, Joko Widodo.

Menurut pengamat politik Boni Hargens, dirinya berharap agar nantinya Jokowi bisa kembali memenangkan pertarungan di Pilpres 2019. Pasalnya dia mengkhawatirkan adanya sekelompok orang yang ingin mengganti ideologi negara dengan menunggangi lawan Jokowi.

"Ini seperti ucapan salah satu tokoh dari kubu mereka yang mengatakan ingin mengganti jadi NKRI bersyariah jika Jokowi tak jadi presiden," kata Boni, Rabu (6/12/2017).

Boni juga mengatakan adanya kekuatan besar yang telah bersiap untuk melawan Jokowi di Pilpres. Dalam hal ini, lawan Jokowi mungkin akan tergoda untuk bersatu dengan kelompok radikal guna memenangkan pertarungan.

"Sehingga dijanjikan akan berdamai dengan kepentingan syariah Islam misalnya. Bahwa nanti dia terpilih, belum tentu dia jalankan," ungkapnya.

"Kecuali yang diusung kelompok seperti 212 ini adalah figur dari kelompok mereka sendiri. Tapi kalau dari parpol sulit karena bisa menjadi cacat yang besar," sambungnya.

Meski begitu Boni engga membeberkan siapa tokoh besar dibalik semua itu, namun dirinya yakin bahwa siapapun itu bisa dari kelompok mana saja.

"Bisa juga dari kelompok yang selama ini meneriakan diri sebagai nasionalis, namun mereka jugalah yang memainkan isu SARA itu," tutupnya.



Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA