Minggu, 21 Januari 2018 - 12:04 WIB

5 Kebijakan Ahok Yang Akan Diubah Oleh Anies-Sandi

Oleh : Adam Khan | Rabu, 15 Nopember 2017 | 11:17 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


BeritaCenter.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno berniat mengubah beberapa kebijakan yang dibuat oleh Ahok.

Berikut kebijakan-kebijakan yang akan diubah Anies.

1. Larangan Sepeda Motor

Ahok dulu tidak peduli dengan berbagai macam kritik atas kebijakannya melarang sepeda motor melintasi Jalan MH Thamrin sampai Jalan Medan Merdeka Barat. Dia tetap menerapkan kebijakan itu dan membuat pergubnya.

Namun, kini pergub tersebut akan diubah Anies. Perubahan itu bermula ketika Anies disodorkan rancangan atau desain trotoar Jalan Sudirman-Jalan MH Thamrin. Pada rancangan itu, Anies melihat ke depan sepeda motor tidak bisa melintasi Sudirman-Thamrin. Dia meminta agar rancangan itu diubah agar bisa mengakomodasi sepeda motor.

Setelah diubah nanti, secara otomatis Jalan Sudirman dan MH Thamrin bisa dilalui sepeda motor. Nasib pergub larangan sepeda motor pun tentunya akan direvisi.

"Ternyata disampaikan ada pergub yang menjadi dasar (larangan sepeda motor), maka pergubnya juga nanti akan diubah," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (6/11/2017).

2. Pergub Tentang Electronic Road Pricing (ERP)

Perubahan desain kawasan Sudirman-Thamrin dan rencana pencabutan larangan sepeda motor berdampak pada kebijakan lainnya, yaitu terkait electronic road pricing (ERP) atau jalan berbayar. Konsep ERP pada pemerintahan sebelumnya memang hanya bisa diterapkan pada mobil. Itu sebabnya rancangan awal Sudirman-Thamrin dibuat tanpa akses sepeda motor.

Seiring dengan niat Anies mencabut larangan sepeda motor, konsep ERP pun harus diubah agar bisa mengakomodasi sepeda motor.

Artinya, Pergub Nomor 25 Tahun 2017 tentang Pengendalian Lalu Lintas dengan Pembatasan Kendaraan Bermotor Melalui Sistem Jalan Berbayar atau Electronic Road Pricing harus diubah lagi.

"ERP tadi dilaporkan progress-nya, arahannya adalah asumsikan semua moda kendaraan," ujar Anies

"Oleh karena itu, cari teknologi yang terbaru saat dilaksanakan. Jangan teknologi terbaru saat direncanakan karena itulah kami minta mereka cari teknologi yang paling tepat," lanjut Anies.

3. Kegiatan Agama di Monas

Anies juga akan mengubah peraturan gubernur yang mengatur tentang penggunaan kawasan Monumen Nasional (Monas). Kawasan Monas hingga saat ini tidak bisa digunakan untuk kegiataan keagamaan, kebudayaan, dan kesenian.

"Sekarang itu tidak boleh untuk kegiatan kebudayaan, kegiatan kesenian, kegiatan pengajian juga tidak boleh, jadi bukan hanya kegiatan agama. Karena itu, nanti akan ada perubahan pergub," kata Anies.

Pada pemerintahan Ahok, Monas tidak boleh digunakan untuk kegiatan keagamaan. Menurut Ahok, bukan pergub yang harus diubah Anies, melainkan keputusan presiden.

"Itu bukan wewenang gubernur, itu mesti ubah keppres, PP-nya," kata Ahok.

Keppres yang dimaksud Ahok adalah Keppres Nomor 25 Tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di Wilayah DKI Jakarta. Pemerintah pusat telah mengatur bahwa kawasan Monas merupakan zona netral.

4. Reklame LED

Dulu, Ahok menerbitkan Pergub Nomor 148 Tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Reklame. Isinya mengenai aturan reklame untuk periklanan harus dalam bentuk LED. Ahok menerapkan kewajiban itu untuk mengurangi angka kecelakaan akibat reklame yang rubuh.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP) DKI Edy Junaedi mengatakan, Pemprov DKI akan membentuk tim untuk mengkaji kembali pergub itu. Sebab, beberapa pihak, seperti Asosiasi Media Luar Griya Indonesia, keberatan dengan itu. Aturan itu dinilai belum mengakomodasi keadaan industri.

5. Penataan Kampung Akuarium

Kebijakan Ahok lainnya yang akan diubah terkait penataan Kampung Akuarium. Rencana penataan di sana awalnya disesuaikan dengan rencana induk penataan kawasan Kota Tua yang juga diatur dalam Pergub Nomor 36 Tahun 2014. Kampung tersebut akan terintegrasi dengan Museum Bahari dan Masjid Luar Batang.

Setelah penggusuran di kawasan itu, beberapa warga masih bertahan di atas puing-puingnya hingga sekarang. Pada era Anies, Pemprov justru akan membangun kembali penampungan sementara yang lebih layak untuk mereka.

Selain itu, Anies juga akan menata ulang kawasan itu dan memadukannya dengan konsep awal. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, penataan Kampung Akuarium akan menjadi percontohan program rumah berlapis. Rumah berlapis dibangun dengan konsep land consolidation alias konsolidasi lahan.

"Contohnya nanti di Akuarium. Coba lihat nanti begitu sudah di-launching, itu bagian dari land consolidation," kata Sandi.






Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






29 menit yang lalu

Anggotanya Tewaskan Kader Gerindra, Polri: Itu murni masalah pribadi

Beritacenter.com - Menanggapi insiden tertembaknya Fernando Wowor yang merupakan salah satu kader Partai Gerindra..
1 jam yang lalu

Gara-Gara Jambu, Bocah 12 Tahun Jadi Korban Pencabulan di Kebumen

Beritacenter.com - Misno alias MS (43) tega mencabuli seorang bocah NN (12) warga Karanganyar Kabupaten Kebumen...
2 jam yang lalu

Anggota Brimob Dikeroyok Sejumlah Pria, Satu Orang Tewas Tertembak

Beritacenter.com - Sebuah pertikaian terjadi di area parkir Lips Club Bogor, Sabtu (20/1) dini hari. Pertikaian itu..
3 jam yang lalu

9 Cara Mudah Untuk Obati Gigitan Nyamuk

Beritacenter.com - Semua orang pasti membenci yang namanya nyamuk, selain gatal, beberapa jenis nyamuk juga dapat..
4 jam yang lalu

Sembuhkan Demam dan Flu Dengan Minum Ramuan Ini

Beritacenter.com - Pada musim penghujan suhu udara menjadi lebih dingin dan virus akan lebih mudah menyebar. Pada..
10 jam yang lalu

Hentikan Penerobos Busway, Bripda Dimas Diseret 10 Meter Pakai Mobil

Beritacenter.COM - Anggota Polantas Polda Metro Jaya, Bripda Dimas Prianggoro, diseret pengendara mobil berkepala..
12 jam yang lalu

Dorong Produk Lokal Karya Anak Bangsa Jadi Alasan Jokowi Beli Motor Chopper Emas

Beritacenter.COM - Guna mendoronng industri otomotif karya anak bangsa, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeli sebuah..
13 jam yang lalu

Jaga Kamtibmas di Wilayah Majalengka, Polri-TNI Lakukan Patroli Skala Besar

Tim patroli dibentuk dari Polres dan TNI serta setiap Jajaran Polsek-Polsek Setiap hari khususnya di malam minggu..
13 jam yang lalu

Parah! Penerobos Busway Utan Kayu Seret Polantas Hingga Alami Patah Tangan

Beritacenter.COM - Anggota polisi lalu lintas (Polantas) Polda Metro mengalami patah tangan usai mencoba menghentikan..
14 jam yang lalu

Kurir Sabu Nyaru Jadi Driver Ojol Dibekuk Polisi saat Hendak Transaksi

Beritacenter.COM - Driver ojek online nyambi jadi kurir narkoba jenis sabu bernama Ridwan Firmansyah alias Kacir,..
16 jam yang lalu

Perlunya Merefleksikan Kembali RUU KUHP yang Saat Ini Telah Memasuki Tahap Finalisasi

Perlu sepertinya berbagi tugas ditengah rutinitas, kesibukan Pilkada dan kegitan besar lainnya. Hal ini dibutuhkan..
16 jam yang lalu

Kawal Pilkada Serentak, Polda Jabar Antisipasi Money Politics dan Black Campaign

"Saya sudah sampaikan kita bentuk tim cyber, tim money politic dan black campaign. Jadi, begitu ada informasi, nanti..
17 jam yang lalu

Manchester City Perpanjang Kontrak Fernandinho

Beritacenter.COM - Manchester City baru saja memperbahrui kontrak Fernandinho selama dua tahun hingga 2020. Gelandang..
17 jam yang lalu

Para Pemain MU yang Terancam dengan Kedatangan Sanchez

BeritaCenter.com - Alexis Sanchez tak lama lagi bakal berseragam Manchester United. Ada sejumlah pemain depan..
18 jam yang lalu

Haru Saat Polisi Serahkan Bayi yang Dijual Ibu Kandung Demi Sabu

BeritaCenter.com - Suasana haru terjadi saat proses penyerahan bayi yang dijual ibu kandungnya ke pihak keluarga...
18 jam yang lalu

SBY Sebut Hubungan Pemerintah, Penegak Hukum dan Pemimpin Umat Ada Masalah

BeritaCenter.com - Susilo Bambang Yudhoyono bicara mencermati kondisi pemerintah, penegak hukum dan para ulama saat..
18 jam yang lalu

Malaysia Master 2018: Ganda Putra Indonesia Melaju Ke Final

BeritaCenter.com - Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sukses melangkah ke partai..
19 jam yang lalu

20 Biro Umroh Tanpa Izin Di DIY Ditutup

BeritaCenter.com – Sebanyak 20 biro travel haji dan umrah yang beroperasi secara ilegal atau tanpa mengantongi..
19 jam yang lalu

Dua Nama ini Sebagai Calon Suami Ayu Ting - Ting, Siapakah Dia?

Beritacenter.COM - Kabar pernikahan Ayu Ting - Ting di media sosial masih menjadi misteri. Hingga saat ini, belum ada..
20 jam yang lalu

Kapolri Beri Apresiasi Polres Jakbar Berhasil Ungkap 1 Ton Ganja

Beritacenter.COM - Kapolri Jendral Pol Muhammad Tito Karnavian mengaprisasi kinerja jajaran Polres Jakara Barat yang..
21 jam yang lalu

Asik Pesta Ganja - Tembakau Gorila, 10 Pemuda Digerebek Polisi

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polresta Bekasi berhsil menggerebek muda mudi yang sedang asik pesta ganja, pukul..
22 jam yang lalu

Inilah 3 Penyakit Yang Siap Merenggut Nyawa Anda, Jika Anda Hobi Selingkuh

Selingkuh bisa dibilang sebagai penyakit. Ini juga merupakan momok dalam sebuah hubungan.

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi