Wednesday, 30 Sep 2020
Temukan Kami di :
Persib

Denda Rp50 Juta Dari PSSI, Bobotoh Persib Galang Dana Uang Receh

Dewi Sari - 15/09/2017 01:36

Beritacenter.com - Salah satu dari suporter Persib Bandung yang mengatasnamakan Viking Persib Club (VPC) menggalang dana untuk membayar denda yang dikeluarkan oleh Komisi Disiplin PSSI. Denda tersebut akibat dari aksi koreografi ' Save Rohingya' yang dilakukan saat melawan Semen Padang di Stadion Sijalak Harupat Kabupaten Bandung, Sabtu (09/09/2017) lalu.

Menurut Drigjen Viking, Yana Umar mengatakan dirinya sudah menyiapkan cara untuk menanggung biaya yang dikeluarkan PSSI yaitu dengan penggalangan dana berupa sebuah kotak dus yang diberi lubang.

"Kalau yang mau udunan (patungan) secara langsung datang ke Stadion Sidolig. Kita siapkan kardus. Kalau gak mau ribet, bisa transfer. Tapi disarankan melalui Sharing Happines.org Rumah Zakat, karena biar lebih transparan dan kelihatan jelas jumlahnya," ungkap Yana di Viking Original Merchandise (VOM) Jalan Ahmad Yani Bandung, Kamis (14/09/17).

Yana menuturkan, sengaja donasi itu digelar sebagai bentuk tanggung jawan karena sudah melakukan koreo yang kabarnya menyalahi aturan.

"Kita targetkan dalam 13 hari ke depan sudah terkumpul uangnya. Karena kan batas pembayaran (sanksi) itu dua minggu. Kalau ada lebihnya untuk Rohingya. Yang penting ridho dan ikhlas," katanya.

Akan tetapi Yana cukup menyayangkan dengan denda yang dikeluarkan Komdis PSSI tersebut, sebab jumlah Rp50 juta dinilai kemahalan.

"Sepertinya Komdis PSSI niat banget ngasih denda sebesar Rp 50 juta. Padahal ini kan gak ada muatan politik hanya kemanusiaan saja. Di saat ada manusia ditindak masa mau diam saja," pungkasnya.

Sebelumnya, Komdis PSSI resmi menghukum Persib dengan denda sebesar Rp50 juta karena aksi suporternya. Dalam surat bernomor 92/L1/SK/KD-PSSI/IX/2017, Komdis menyebutkan bahwa pertandingan Persib lawan Semen Padang pada 9 September 2017 lalu, aksi yang dilakukan Bobotoh adalah sebuah pelanggaran.

"Suporter Persib Bandung terbukti dengan sengaja merencanakan untuk melakukan konfigurasi dengan tulisan 'Save Rohingya' dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin," bunyi surat tertanggal 13 September itu.

 



Berita Lainnya

Optimisme Atep Hadapi PSM Makassar

05/07/2017 09:45 - Adi Mulyadi
Kemukakan Pendapat


BOLA