Monday, 18 Jun 2018
Temukan Kami di :
News

Pertemuan Antara Pansus dengan Presiden Bukan Untuk 'Melobi'

Taufiqulhadi juga menjelaskan jika rencana tersebut bukanlah untuk melobi Presiden ataupun pemerintah agar mengikuti kemauan Pansus.

Sari Intan Putri - 13/09/2017 13:53

Beritacenter.COM - Wacana Pansus Hak Angket KPK untuk segera bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo akan segera terlaksanakan. Karena, rencana tersebut sudah disampaikan Pansus kepada pimpinan dewan untuk bersurat ke Presiden.

"Konsultasi tersebut dalam rangka konteks hubungan antarlembaga, apa tujuan pansus dan apa yang telah dilakukan pansus selama ini," kata Wakil Ketua Pansus Angket KPK Teuku Taufiqulhadi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Lebih lanjut Taufiqulhadi mengatakan jika pertemuan ini adalah sebuah upaya dari Pansus untuk mengkomunikasikan hal-hal yang belum sampai ke Presiden. Menurut Taufiqulhadi, konsultasi dengan Presiden adalah hal yang lazim dalam hubungan antar lembaga. Pansus telah diberi amanat untuk mewakili DPR dalam tugas yang diberikan.

"Yang akan kita bicarakan hanya normatif. Apa tugas-tugas dari pansus dan sejauh apa yang telah kita lakukan," kata Taufiqulhadi.

Taufiqulhadi juga menjelaskan jika rencana tersebut bukanlah untuk melobi Presiden ataupun pemerintah agar mengikuti kemauan Pansus.

"Tidak ada itu. Karena saya yakin presiden ada perspektif sendiri, jadi ini dalam rangka konsultasi biasa saja. Kalau lobi, menurut saya tidak selalu harus seperti itu. Karena kalau lobi itu kalau memang ada, tidak harus terbuka," ucap Taufiqulhadi.



Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA