Monday, 18 Jun 2018
Temukan Kami di :
News

Jika KPK Dipanggil Resmi Tiga Kali Tidak Hadir, Maka Pansus Akan Panggil Paksa

Apabila nanti Pansus sudah resmi melakukan panggilan sebanyak tiga kali terhadap KPK tapi tetap tidak mau hadir, sebut Sahroni, maka Pansus akan melakukan pemanggilan paksa seperti yang diatur dalam UU MD3.

Sari Intan Putri - 13/09/2017 12:51

Beritacenter.COM - Komisi III DPR RI telah megadakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Banyak pihak yang berpendapat jika pertemuan ini bernuansa Pansus Hak Angket KPK.

Hal itu terbukti dengan adanya tiga anggota komisi lain yang telah diperbantukan oleh fraksinya untuk mengikuti raker bersama KPK.

Mereka adalah Mukhammad Misbakhun dari Fraksi Partai Golkar yang merupakan anggota Komisi XI (bidang keuangan), John Kenedy Azis dari Fraksi Partai Golkar, serta Arteria Dahlan dari Fraksi PDI-P yang merupakan anggota Komisi VIII (bidang sosial keagamaan).

Anggota Pansus Hak Angket KPK Ahmad Sahroni mengatakan, raker Komisi III dengan KPK ini tidak ada kaitannya dengan tugas Pansus Hak Angket. Raker ini sebagai bentuk pengawasan Komisi III selaku minta kerja KPK. Sementara Pansus lebih kepada penyelidikan terhadap lembaga antirasuah itu.

Lebih lanjut Sahroni mengatakan jika Pansus Hak Angket KPK masih perlu memanggil pimpinan KPK sebelum masa tugasnya berakhir pada 28 September mendatang. Apalagi menurut Sahroni pimpinan KPK tidak mau menghadiri pemanggilan rapat dengan Pan‎sus karena menganggap keberadaan Pansus ini ilegal.

“Pansus Hak Angket KPK masih perlu panggil pimpinan KPK, karena ini rapat dengan Komisi III beda dengan Pansus yang rangkaian‎nya penyelidikan,” ujar Ahmad Sahroni di gedung DPR, Rabu (13/9/2017).

Apabila nanti Pansus sudah resmi melakukan panggilan sebanyak tiga kali terhadap KPK tapi tetap tidak mau hadir, sebut Sahroni, maka Pansus akan melakukan pemanggilan paksa seperti yang diatur dalam UU MD3.

“Kalau memang dibutuhkan beberapa kali di panggil tidak datang, kita membutuhkan bantuan ke Polisi untuk memanggil paksa. Tapi saya yakin KPK pasti akan datang,” tutup politikus NasDem ini.



Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA