Friday, 22 Jun 2018
Temukan Kami di :
Teknologi

Hati-Hati, Pesan Berantai Soal Harga Tilang, itu "HOAX"

Anas Baidowi - 10/09/2017 08:06

Beritacenter.COM - Pesan Berantai berisi informasi mengenai daftar tilang beredar luas melalui aplikasi chat. Bukan hanya mengenai harga tilang, isinya juga mengenai hadiah Rp 10 juta bagi anggota polisi yang bisa membuktikan masyarakat yang berupaya menyuap lalu lintas yang tengah menilang.

Namun, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Royke Lumowa membantah pesan berantai tersebut. Ia mengatakan, tulisan itu dibuat oleh orang tak memiliki perkerjaan dan iseng. "Tulisang orang iseng tidak punya kerjaan. Tidak pernah ada intruksi itu," tuturnya, Jumat (8/9).

Menurut jenderal bintang dua ini, Polri tidak pernah menyebarkan daftar dan iming-iming hadiah bagi anggotanya yang berhasil membuktikan adanya praktik suap, terlebih dengan cara menjebak atau rekayasa.

"Bukan instruksi Kapolri itu, tapi memang ada di Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ," jelas Royke.

Dalam pesan tersebut juga tertulis imbauan masyarakat agar jangan menerima ajakan bila ada polisi yang hendak berdamai saat menilang. Sebab, bisa jadi hal itu adalah upaya jebakan agar polisi yang mengajak damai tersebut berupaya untuk mencari kesalahan dan menuduhkan upaya suap.

Menanggapi hal itu, Royke mengimbau masyarakat tidak melanggar lalu lintas, apalagi berupaya menyuap petugas saat ditilang.

"Penerima suap dan pemberi suap sama-sama dapat dihukum ya," tegas mantan Kapolda Papua Barat ini.

"Itu karya orang iseng tidak punya kerjaan. Tidak pernah ada



Berita Lainnya

Setelah Rusia, Giliran Iran Blokir Telegram

14/06/2018 05:20 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA