Wednesday, 15 Aug 2018
Temukan Kami di :
News

Bersinergi Bersama Masyarakat Berantas Narkoba, Kapolsek ini Janjikan Hadiah Untuk Warga

Mencipatakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif tak mudah. Butuh kerjasama dari semua lapisan masyarakat. Ingat, kejahatan timbul karena adan kesempatan dan kelengahan kita, sebab itu persempit peluang penjahat untuk melakukan aksinya

Aisyah Isyana - 09/09/2017 07:36

Beritacenter.COM - Peredaran narkoba di Tanah Air tercinta Indonesia seakan-akan tidak ada habisnya. Pihak kepolisian pun masih terus berupaya menabuh genderang perang terhadap penyalahgunaan narkoba.

Hampir setiap hari tak terhitung banyaknya pengedar narkoba diringkus polisi dari berbagai daerah. Polisi pun bahkan tak segan menembak mati para pengedar narkoba yang melawan. Namun, peredaran barang haram ini seperti tak pernah ada habisnya, terutama di Jakarta.

Ibu Kota Jakarta kerap kali menjadi sasaran empuk peredaran narkoba. Berbagai cara pun dilakukan polisi guna memberantas narkoba, termaksud cara unik seperti yang dilakukan Kapolsek Kebun Jeruk, Kompol M Marbun, di wilayah hukumnya.

Geram dan tak ingin ada peredaran narkoba yang masuk ke wilayah hukumnya, Kompol Marbun menjanjikan hadiah bagi warga yang dapat memberikan informasi terkait adanya aktivitas jaringan sindikat narkoba di wilayah hukumnya.

“Syaratnya informasi itu A1. Artinya akurat sehingga orang yang mengedarkan narkoba dapat ditangkap polisi. Saya akan kasih hadiah dan penghargaan,” kata Kapolsek Kebun Jeruk, Kompol M Marbun.

Marbun menegaskan, pihaknya akan menindak tegas bagi siapa pun yang terlibat dalam peredaran narkoba. “Siapapun yang menjual dan mengedarkan maupun yang membekengi, kami tindak tegas,” tandasnya.

Saat ini, jajaran Polsek Kebon Jeruk mendapat bantuan dari sekitar 300 anggota Citra Bhyangkara sebagai mitra Polri. Tugas mereka bukan hanya memantau tindak kriminalitas dan tawuran tapi juga mencari informasi penyalagunaan narkoba.

“Mereka ini tersebar di pelosok kelurahan yang setiap malam aktif berpatroli dilengkapi handy talkie,” ujar Marbun.

Sekedar diketahui, kawasan Jakarta Barat sendiri menempati posisi tertinggi dalam kasus narkoba dari enam wilayah di Ibu Kota. Ada 1000 kasus terkait peredaran narkoba di wilayah Jakbar yang berhasil dibongkar polisi setiap tahunnya.

Selain rawan peredaran narkoba, Jakbar juga kerap dimanfaatkan gembong narkoba sebagai lokasi penyimpanan dan pabrik pembuatan narkoba. Dari tujuh wilayah di Jakbar, salah satunya Kecamatan Kebon Jeruk yang sering dijadikan gudang penyimpanan dan pabrik narkoba.

“Kenapa? Sebab di Kebun Jeruk banyak perumahan mewah. Letaknya berdekatan dengan Bandara Soekarno-Hatta juga menjadi opsi bagi mereka untuk memudahkan melarikan diri ketika bisnisnya mulai tercium polisi,” terang Marbun.

Adapun beberapa lokasi yang rawan peredaran narkoba di Jakbar yakni, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kelurahan Duri Kepa, dan Kelurahan Kelapa Dua. Anggota Bhabinkamtibmas pun sudah secara langsung di intruksikan untuk melakukan pemantauan didaerah tersebut.

Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Setempat

Pihak kepolisian secara aktif juga turut mensosialisasikan bahaya penyalah gunaan narkoba kepada tokoh masyarakat, pemuda dan pemuka agama. Bersama Camat dan Danramil, Kapolsek Kebon Jeruk juga rutin menyambangi pelosok kelurahan hingga keluar masuk kampung.

Dari situ, ketiga pilar tersebut secara bersama mengkampanyekan gerakan pembasmi narkoba. “Saya tidak ingin narkoba beredar bebas di Kebon Jeruk. Sejengkal tanah di Kebon Jeruk haram dinjak oleh mafia-mafia narkoba,” tegasnya.

Kapolsek Kebon Jeruk Kompol M Marbun menambahkan, pihaknya sangat menginginkan adanya sinergi dengan masyarakat terkait pemberantasan narkoba. Oleh karenanya, dia meminta dukungan masyarakat untuk membatu kepolisian memberantas habis peredaran narkoba.

“Mencipatakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif tak mudah. Butuh kerjasama dari semua lapisan masyarakat. Ingat, kejahatan timbul karena adan kesempatan dan kelengahan kita, sebab itu persempit peluang penjahat untuk melakukan aksinya,” pungkas bapak emapt anak ini.



Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA