Jumat, 19 Januari 2018 - 20:33 WIB

Rugikan Negara Rp359 M, BPK Laporkan ke Bareskrim

Oleh : Indah Pratiwi | Jumat, 16 Juni 2017 | 14:48 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.com - Badan Pemeriksa Keuangan(BPK) laporkan kasus Bank Pembangunan Daerah(BPD) Papua ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri terkait kerugian kredit yang mencapai Rp359 Miliar.

Hal ini disampaikan oleh anggota VII BPK Eddy Mulyadi mengatakan bahwa BPK laporan kasus tersebut lantaran adanya kerugian negara yang besar yang mengakibatkan persetujuan kredit macet, Jumat(16/6).

"Kalau BPK diminta penegak hukum, pasti terkait kerugian negara. Jadi ini permintaan Kabareskrim menyelesaikan kasus bank daerah, jadi ada kerugian dari penilaian analisis dan persetujuan kredit yang menyimpang yang akhirnya macet," kata anggota VII BPK Eddy Mulyadi.

Eddy yang datang ke gedung Bareskrim disambut oleh Kabareskrim Komjen Pol Ari Dono. Ia menjelaskan ada dua kasus yang ditangani Bareskrim dengan pemberian fasilitas kredit BPD Papua ke PT Sarana Bahtera Irja(PT SBI) dan PT Vita Samudra(PT Vitas) yang telah merugikan negara mencapai Rp359 miliar.

"Jadi ada dua kasus yang kami serahkan ke Kabareskrim itu, yang satu Rp 270 miliar, yang satunya lagi Rp 89 miliar. Jadi kurang-lebih Rp 359 miliar," katanya.

Berdasarkan laporan dari BPK pada LHP menjelaskan BPD Papua kepada PT SBI telah menggunakan plafon sebesar Rp 313 miliar lebih.

Berikut adalah kesimpulan BPK terkait adanya penyimpangan yang dilaporkan ke Bareskrim:
1. Tahap analisis dan persetujuan kredit, antara lain analisis kredit tanpa melalui kunjungan on the spot, rekayasa data keuangan debitur, kelengkapan dokumen tidak memenuhi syarat, penetapan plafon tidak memperhatikan kebutuhan riil proyek yang didanai, dan nilai agunan tidak mencukupi.
2. Pencairan dana dan penggunaan dana kredit, yaitu meliputi pencairan kredit tetap dilakukan meskipun syarat-syarat pencairan tidak terpenuhi.
3. Dana pencairan kredit sebagian digunakan untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan tujuan pemberian kredit.
4. Pada saat jatuh tempo, PT SBI tidak dapat melunasi kreditnya sehingga terdapat tunggakan pokok sebesar Rp 222 miliar dan tunggakan bunga Rp 48,25 miliar yang saat ini berstatus macet. Atas kasus ini, kerugian negara/daerah mencapai Rp 270,26 miliar.

Sementara itu, untuk pemberian kredit BPD Papua ke PT Vitas, BPK menyimpulkan ada penyimpangan pada:
1. Tahap analisis dan persetujuan kredit, antara lain analisis kredit tanpa melalui kunjungan on the spot, rekayasa data keuangan debitur, kelengkapan dokumen tidak memenuhi syarat, penetapan plafon tidak memperhatikan kebutuhan riil proyek yang didanai, dan nilai agunan tidak mencukupi.
2. Pencairan dana dan penggunaan dana kredit, meliputi pencairan kredit tetap dilakukan meskipun syarat-syarat pencairan tidak terpenuhi.
3. Sebagian pencairan digunakan untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan tujuan pemberian kredit, bahkan di antaranya digunakan untuk kepentingan pribadi.
4. Restrukturisasi diberikan meskipun tidak memenuhi persyaratan prospek usaha dan persyaratan agunan.
5. Saat jatuh tempo, PT Vitas tidak dapat melunasi kreditnya, sehingga terdapat tunggakan pokok sebesar Rp 73,09 miliar dan tunggakan bunga Rp 16,03 miliar, yang saat ini berstatus macet. Kerugian negara/daerah dalam kasus ini sebesar Rp 89,13 miliar.

 





Fokus : Kasus Korupsi



Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






13 menit yang lalu

Hadapi Tahun Politik, Masyarakat Diingatkan Bahaya Berita Hoax

Beritacenter.com - Dalam waktu dekat Indonesia akan menghadapi pesta rakyat dimana tahun 2018 akan ada Pilkada..
51 menit yang lalu

Ayu Ting Ting Angkat Bicara Soal Kabar Pernikahanya

Beritacenter.COM - Akhir - akhir ini media sosial dikejutkan dengan kabarnya pernikahan Ayu Ting Ting dalam waktu..
1 jam yang lalu

PS TNI Resmi Berganti Nama dan Pindah ke Bantul

Beritacenter.COM - Teka-teki pindahnya home base dan pergantian nama PS TNI terjawab sudah setelah petinggi klub..
1 jam yang lalu

Polisi Sebut Fikri Ditabrak Transjakarta Saat Tengah Bercanda Dengan Teman

Beritacenter.com - Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) 238, Duren Tiga bernama Fikri (12) tewas usai..
2 jam yang lalu

Lawan KLB Campak, Moeldoko Sebut Masyarakat Asmat Perlu Edukasi Hidup Bersih

BeritaCenter.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mengatakan untuk lawan campak dan gizi..
2 jam yang lalu

Polsek Pamenang Dan Warga, Melakukan Kegiatan Gotong Royong Jum'at Bersih

Gotong royong Jum'at bersih guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat
2 jam yang lalu

Ini Dia Aturan Jalur Khusus Motor Untuk Jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Barat

BeritaCenter.com - Pasca dicabutnya Pergub soal larangan sepeda motor melintas di sepanjang Jalan MH Thamrin hingga..
2 jam yang lalu

Mantap... Istri Kapolres Karawang, Lakukan Test Pembuatan SIM

Istri Kapolres membuat SIM dengan melewati beberapa ujian
2 jam yang lalu

Polri Beberkan Tugas Satgas Nusantara Hadapi Pilkada Serentak 2018

BeritaCenter.com – Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto..
2 jam yang lalu

Polisi Bongkar Kasus Penculikan Bocah

Beritacenter.com - Jajaran Polres Lampung Selatan berhasil menemukan tempat diduga pelaku penculikan empat orang anak..
2 jam yang lalu

Boeing Rancang Pesawat 5 Kali Kecepatan Suara

Beritacenter.com - Perusahaan pabrik pesawat terbang BOEING telah berhasil merancang pesawat mata-mata legendaris..
3 jam yang lalu

Hadapi Pilkada Serentak 2018, Polri Bentuk Satgas Nusantara

BeritaCenter.com – Hadapi Pilkada Serentak 2018, Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes..
3 jam yang lalu

Jusuf Kalla : Semoga Pilkada Serentak 2018 Berjalan Aman

Beritacenter.COM - Wakil Presiden Indonesia (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menghimbau kepada gubernur Jatim Soekarwo agar..
3 jam yang lalu

AS Ancam Serang Korut Dengan 'Limited Strike'

Beritacenter.com - Washington memperingatkan tentang dampak dari serangan terbatas terhadap Korea Utara (Korut)...
3 jam yang lalu

Polisi Tangkap Cewek Pengedar Sabu dan Teman Prianya

Beritacenter.COM - Jajaran Polsek Kalideres menangkap kedua pengedar narkoba jenis sabu. Kedua pelaku berinsial MR..
3 jam yang lalu

Sebrangi Jalur Busway, Bocah SMP Tewas Ditabrak Transjakarta

Beritacenter.com - Fikri (12) seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) 238, Duren Tiga harus tewas usai..
3 jam yang lalu

Bisnis E-Commerce Paling Banyak Dikeluhkan Pelanggan

Beritacenter.com - Sebanyak 642 pengaduan umum atau nonumrah di tahun 2017 mengalami peningkatan berdasar laporan..
3 jam yang lalu

Mitos Atau Fakta Minum Air Dingin Bisa Bikin Badan Gemuk?, ini Penjelasanya

Beritacenter.COM - Meminum Air dingin di saat cuaca panas dapat menyegarkan tubuh kita. Sayangnya, kebanyakan orang..
3 jam yang lalu

Polisi Gerebek Kafe, 15 Orang Positif Narkoba

Beritacenter.com - Sebuah pesta narkoba oleh warga digerebek polisi. Sebanyak 15 orang yang berada di perumahan..
3 jam yang lalu

Traveling Sambil Menikmati Durian, Cobain Yuk...

Untuk paket yang menunggu buah Durian jatuh dari pohonnya, ditawarkan berbagai pilihan. Bisa menunggu satu hari, dua hari atau lebih.
4 jam yang lalu

Untuk Dinginkan 'Mesin Partai' di Tahun Politik, Polri Buat Satgas Nusantara

Jadi gini, Satgas Nusantara adalah salah satu tugasnya bersama-sama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, untuk..
4 jam yang lalu

Paranormal Sebut Ayu Ting Ting Akan Menikah Dengan Pria Berinisial O

Ya, Ayu cepat nikah saja biar enggak jadi japok dan enggak punya banyak haters. Mending enggak terkenal tapi hidup..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi