Friday, 22 Jun 2018
Temukan Kami di :
News

Wanita Nyaris Bugil di Tempat Umum di Jakarta Diamankan Polisi

Kalau sehat, dia bisa (dijerat UU Pornografi). Salah sendiri, itu tindakan pornoaksi. Kalau misalnya, orang tukar akal atau gila, tidak bisa

Aisyah Isyana - 06/06/2017 05:41

Beritacenter.COM - Belakangan ini, netizen dunia maya tengah dihebohkan dengan sebuah video seorang perempuan setengah telanjang, hanya menggunakan celana dalam tanpa atasan, berbelanja berbelanja di sebuah apotik di Mangga Besar, Jakarta Barat.

Tak hanya itu, sebaliknya adapula video serupa yang diduga wanita yang sama tengah santai berjalan di pinggir jalan umum, hanya menggunakan bra tanpa celana dalam. Belum jelas maksud dan motif yang dilakukan wanita nekad tersebut.

(Baca Juga : Waduh, Ada Wanita Nyaris Bugil di Tamansari)

Meski begitu, pihak kepolisian menyatakan telah menangkap wanita setengah telanjang yang diketahui berinisial VM (26) tersebut. "Iya sudah ditangkap," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Andi Adnan saat dikonfirmasi, Senin, 5 Juni 2017 malam.

Pihak kepolisian berhasil mengamankan wanita setengah bugil, VM, dari Apartemen Rasuna Tower 18 di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. VM bisa dijerat UU Pornografi jika dia secara sadar melakukan hal tersebut.

"Kalau sehat, dia bisa (dijerat UU Pornografi). Salah sendiri, itu tindakan pornoaksi. Kalau misalnya, orang tukar akal atau gila, tidak bisa," ungkap Kapolres Jakarta Barat Kombes Roycke H Langie.

Sementara itu, Kapolsek Tamansari AKBP Erick Frendriz mengatakan bahwa pihaknya akan memanggil keluarga dari VM. "Kita akan panggil beberapa orang untuk dimintai keterangan, seperti keluarga dan sopir taksi," ujar Erick di Mapolsek Tamansari, Jakarta Barat.

Adapun sopir taksi yang dimaksud adalah sopir taksi yang digunakan oleh VM ketika mengunjungi apotek di Mangga Besar, Tamansari, dengan kondisi nyaris telanjang. Hal itu terjadi pada Jumat (3/6) malam.

Hingga saat ini, polisi baru memeriksa VM, sehingga belum diputuskan apakah VM bersalah atau tidak. "Kita kan belum bisa memutuskan dia salah," ujar Erick.



Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA