Friday, 22 Jun 2018
Temukan Kami di :
News

Soal Vonis Ahok, Polri Himbau Masyarakat Hormati Keputusan Hakim

Tidak boleh ada intervensi, tidak boleh ada pengaruh manapun, tidak ada intimidasi.

Aisyah Isyana - 09/05/2017 17:05

Beritacenter.COM - Menanggapi putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara terkait vonis dua tahun penjara terhadap terdakwa penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), pihak kepolisian menghimbau agar masyarakat menghormati keputusan hakim.

Dalam hal ini, Polri yang sejak awal telah menyidik kasus Ahok mengungkapkan bahwa independensi hakim dalam mengambil keputusan adalah yang paling utama. Oleh karenanya, tidak boleh ada intervennsu maupun pengaruh dari pihak manapun.

"Jadi seperti yang kita perkirakan sebelumnya, independensi hakim itu memang di nomor satu. Tidak boleh ada intervensi, tidak boleh ada pengaruh manapun, tidak ada intimidasi. Dan tadi sudah diambil keputusan dan memang penjatuhan keputusan sudah dilakukan yaitu hukuman penjara dua tahun dan langsung masuk tahanan," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa, 9 Mei 2017.

Rikwanto menjelaskan, dalam kasus ini majelis hakim sudah menjatuhkan vonis dan menyatakan bahwa Ahok bersalah dalam kasus penodaan Agama. Untuk itu, pihaknya berharap semua pihak dapat menghormati keptusan hakim tersebut.

"Kita harapkan tidak ada ekses, tidak ada lagi yang menduga-duga ataupun mengkira-kira adil atau tidak adil. Sehingga tidak ada lagi konflik-konflik di segala level untuk permasalahan tersebut," katanya.

"Sekarang kita ke depan bagaimana bermasyarakat lagi seperti biasa, bekerja seperti biasa dan berpikiran maju ke depan untuk Jakarta khususnya," tukasnya.



Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA