Friday, 22 Jun 2018
Temukan Kami di :
News

Polisi Sebut Rencana Makar di Aksi 313 Serupa Dengan Serangan Teror di Gedung Parlemen Inggris

Adi Mulyadi - 03/04/2017 14:48 Kombes Raden PrabowoArgo Yuwono

Beritacenter.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan salah satu rencana makar lima orang anggota Forum Umat Islam (FUI) serupa dengan serangan teror yang terjadi di Gedung Parlemen Inggris beberapa waktu lalu.

“Ada juga nanti caranya untuk menabrakkan kendaraan yaitu truk di pagar belakang DPR,” kata Argo di Gedung Humas Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (3/4/2017).

Lebih jauh Argo menjelaskan, pertemuan untuk merencanakan aksi itu digelar di dua tempat yakni Kalibata dan Menteng. Dalam rapat itu parapelaku juga membicarakan terkait sumber dana untuk menyewa massa aksi menerobos gedung MPR/DPR pada saat ribuan massa 313 tengah berorasi.

“Ada beberapa dana yang sedang kami telusuri. Kemarin juga ada yang digunakan untuk kegiatan unjuk rasa. Ada yang digunakan untuk sewa bus, ada yang digunakan untuk logistik,” tutur dia.

Hingga kini polisi masih terus mendalami siapa dalang dari pencetus aksi tabrak truk tersebut.

“Kami masih mendalami. Ini sudah ada permufakatan, niat dan perencanaan yang dihasilkan dari rapat itu,” tutup Argo.

Untuk diketahui, polisi menangkap Sekjen FUI, Mohammad Gatot alias Al Khaththath dan empat orang lainnya pada Jumat 31 Maret 2017 tepat menjelang aksi damai 313. Al Khaththath dan penggerak aksi 313 itu ditangkap dengan dugaan permufakatan makar.

Keempat orang lain yang ditangkap adalah, Zainudin Arsyad, Irwansyah, Dikho Nugraha dan Andre. Zainudin diketahui bagian dari Gerakan Mahasiswa Pelajar Bela Bangsa dan Rakyat (GMPBBR).

Sementara, Irwansyah merupakan Wakil Koordinator lapangan aksi 313. Dikho dan Andre diketahui bagian dari Forum Syuhada Indonesia (FSI). Mereka kemudian ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.



Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA