Friday, 29 Sep 2023
Temukan Kami di :
Nasional

Jokowi Tegaskan Tak ada Intervensi pada Kasus Ahok

Aisyah Isyana - 14/11/2016 09:00

Beritacenter.COM, Jakarta – Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyatakan bahwa dirinya tidak akan mengintervensi proses hukum terkait dugaan penistaan agama yang melibatkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) perlu diapresiasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Sekjen DPP Partai Amanat Nasinonal (PAN), Saleh Partaonan Daulay, yang mengatakan bahwa pernyataan tersebut menegaskan bahwa Jokowi sangat serius dalam menindaklajuti kasus tersebut.

Selain itu, Saleh berharap jika pernyataan Jokowi tersebut dapat mendinginkan suasana pascademo besar-besaran pada 4 November.

"Hari ini, di hadapan peserta rampinas PAN, presiden kembali menegaskan bahwa tidak akan ada intervensi. Presiden kelihatannya paham betul aspirasi, masukan, dan pandangan masyarakat." kata Saleh melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 14 November 2016.

Saleh menuturkan, Jokowi juga mengingatkan tantangan Indonesia secara global. Banyak negara yang perekonomiannya lesu. Beruntung, Indonesia masih mampu bertahan dan sedikit menunjukkan peningkatan.

"Kelihatannya, presiden ingin mengajak semua pihak agar menjaga stabilitas nasional. Hal ini tentu juga diharapkan dari partai-partai politik yang ada, termasuk PAN," ucapnya.

Oleh sebab itu, Saleh menegaskan, secara prinsip, partainya akan tetap mendukung program-program pemerintah yang pro-rakyat. Perbedaan pilihan politik dalam pilkada bukan berarti tidak mendukung pemerintah. Perbedaan seperti itu tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga di banyak daerah lain.

"Khusus kasus dugaan penistaan agama, PAN hanya meminta agar diselesaikan secara adil, proporsional, dan profesional. Jika ada yang bersalah, tentu harus diproses sesuai dengan aturan perundangan yang ada," ujarnya.



Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA