Sunday, 18 Feb 2018
Temukan Kami di :
Peristiwa

Terlambat Ikuti Upacara Harkitnas, Ahok Potong Tunjangan PNS

Oleh: Khadafi - 20/05/2016 11:20

Beritacenter.COM, Jakarta - Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-108 di gelar disetiap daerah begitu pula di Jakarta. Dalam upacara tersebut, terlihat puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) berpakaian Korpri berkerumun di depan gerbang lapangan itu.

Mereka tidak diizinkan masuk kedalam lapangan untuk mengikuti upacara Harkitnas yang dipimpin langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) lantaran terlambat.

Banyaknya PNS yang terlambat membuat Ahok geram. Sebagai langkah kedisiplinan, Orang nomor satu DKI ini akan memberikan sanksi berupa pemotongan Tunjangan Kerja Daerah (TKD) kepada mereka yang terlambat.

"Kita pangkas TKD-nya," ujar Ahok di lapangan IRTI Monas, Jakarta, Jumat (20/5/2016).

Mendengar hal itu, para PNS hanya tersenyum.

Sanksi ini bukanlah yang pertama diberikan Ahok kepada anak buahnya itu. Sanksi tersebut merupakan salah satu dari hukuman yang diberikan Ahok kepada PNS yang terlambat mengikuti upacara.

Dalam memantau kinerja para PNS, Ahok yang dikenal keras oleh para anak buahnya itu ternyata memiliki cara khusus, seperti sistem Key Performance Index (KPI) yang bertujuan untuk menjaring para PNS pemalas agar tak menghambat pelayanan di DKI. Selain itu mereka yang terjaring dan terkategorikan PNS pemalas akan diberikan sanksi kerja berupa pemindah jabatan atau mutasi kerja ke lokasi yang tak jauh dari rumahnya.



Berita Lainnya

Banjir Kawasan Pantura Kian Meluas

18/02/2018 13:20 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat