Rabu, 22 Nopember 2017 - 10:31 WIB

Mengupas Kasus Yang Pernah Memudarkan Citra Seorang Komjen Polisi

Oleh : Abe --- | Jumat, 29 Januari 2016 | 14:41 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), pada 9 Januari 2015 lalu memberi kepercayaan kepada Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Jenderal Pol Drs. H. Sutarman. 

Keputusan Presiden Jokowi dikritik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang saat itu di pimpin oleh Abraham Samad, dengan menjadikan Budi Gunawan sebagai tersangka korupsi saat ia menjabat Kepala Biro Pembinaan Karier Deputi Sumber Daya Manusia polri periode 2003-2006.

Keputusan KPK pada 13 Januari 2015 menggegerkan dunia, seorang calon Kapolri menjadi tersangka KPK, Apa lagi, pandangan masyarakat keputusan KPK sebelum Kasus Budi Gunawan terkuak, KPK selalu benar tidak pernah salah. 

Setelah itu, pihak Kuasa hukum Budi Gunawan mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri(PN) Jakarta Selatan, pada 16 Februari 2015, majelis hakim PN Jaksel mengabulkan gugatan Budi Gunawan dan menyatakan penetapannya sebagai tersangka tidak sah dan tidak bersifat mengikat secara hukum.

Ada Tujuh poin putusan yang dibacakan oleh Hakim Sarpin Rizaldi pada saat itu.

"Menimbang bahwa atas penyidikan pemohon tidak sah, surat sprindik termohon sebagai tersangka maka terhadap surat penyidikan yang menetapkan sebagai tersangka pun dinyatakan tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat," kata Sarpin dalam sidang putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (16/2/2015) lalu.

Sarpin menegaskan sprindik nomor Sprin-dik 03/01/01/2015 yang menetapkan Budi Gunawan sebagai tersangka tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum tetap. Namun, Hakim tidak menerima seluruh gugatan dari pemohon. Terkait ganti rugi atas penetapan tersangka ditolak oleh hakim PN Jaksel.

"Menimbangkan di atas, maka mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian dan menolak sebagiannya. Bukti-bukti yang tidak relevansi harus dikesampingkan," jelas Sarpin.

Sumber (http://news.metrotvnews.com/read/2015/02/16/358718/isi-lengkap-putusan-hakim-praperadilan-budi-gunawan)

Berikut ini isi putusan praperadilan Komjen Budi Gunawan:

1. Mengabulkan permohonan pemohon praperadilan sebagian;

2. Memerintahkan sprindik yang menetapkan pemohon sebagai tersangka oleh termohon adalah tidak sah dan tidak berdasarkan hukum;

3. Menyatakan penyidikan yang dilakukan oleh termohon terkait peristiwa pidana sebagaimana dimaksud dalam penetapan tersangka terhadap diri pemohon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 huruf a atau b Pasal 5 ayat 2 Pasal 11 atau 12 b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP adalah tidak sah dan tidak berdasar atas hukum dan oleh karenanya penyidikan a quo tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat;

4. Menyatakan penetapan tersangka atas diri pemohon yang dilakukan oleh termohon adalah tidak sah;

5. Menyatakan tidak sah segala keputusan atau penetapan yang dikeluarkan lebih lanjut oleh termohon yang berkaitan dengan penetapan tersangka terhadap diri pemohon oleh termohon;

6. Membebankan biaya perkara kepada negara sebesar nihil;

7. Menolak permohonan pemohon praperdilan selain dan selebihnya.

Budi Gunawan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) berprestasi tahun 1983. Karirnya mulai cemerlang ketika ditunjuk menjadi ajudan Presiden keempat Megawati Soekarnoputri pada saat berpangkat Komisaris Besar (Kombes).

Setelah itu, dia kemudian sempat tercatat sebagai jenderal termuda di Polri saat dipromosikan naik pangkat bintang satu atau Brigadir Jenderal (Brigjen) dengan jabatan sebagai Kepala Biro Pembinaan Karyawan (Binkar) Mabes Polri. Kemudian menjabat Kepala Selapa Polri, lembaga yang menginduk pada Lemdikpol selama dua tahun.

Prestasi gemilang Budi Gunawan berlanjut ketika dia ditugaskan Korps Bhayangkara menjadi Kapolda Jambi dari tahun 2008-2009 yang membuatnya naik promosi bintang dua berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen). Dia kemudian dipercaya sebagai Kepala Divisi Pembinaan Hukum (Kadiv BinKum) Mabes Polri.

Selanjutnya, Budi Gunawan sempat dimutasi pada jabatan kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) lalu dipromosikan menjabat di kewilayahan sebagai Kapolda Bali yang merupakan Polda tipe A.

Dari pengalaman menduduki jabatan penting di Polri, nama Budi Gunawan akhirnya meraih pangkat kebesaran sebagai jenderal bintang tiga atau Komisaris Jenderal (Komjen) ketika dipromosikan menduduki jabatan Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdikpol) yang membawahi lembaga-lembaga pendidikan seperti Akademi Kepolisian (Akpol), Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (SESPIM), Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), dan sekolah-sekolah kepolisian lainnya.

Suami dari Susilawati Rahayu ini sempat menapaki posisi gemilang ketika diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Bahkan dalam fit and proper test di Komisi III DPR, ayah M Herviano Widyatama ini pun dinyatakan lolos.

Namun menjelang pelantikan, Presiden Jokowi mengurungkan niatnya melantik Budi Gunawan dan mengusulkan kembali nama baru sebagai calon Kapolri dengan menunjuk Wakapolri Komjen Badrodin Haiti.

Kuat dugaan gagalnya Budi Gunawan dilantik sebagai Kapolri karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat menjeratnya sebagai tersangka terkait kasus dugaan menerima hadiah atau gratifikasi, namun dalam sidang praperadilan hakim memutuskan menganulir penetapan tersangka Budi.

Berikut ringkasan jabatan Budi Gunawan:

- Ajudan Presiden RI (2001-2004)

- Karobinkar SSDM Polri (2004-2006)

- Kaselapa Lemdiklat Polri (2006-2008)

- Kapolda Jambi (2008-2009)

- Kadiv Binkum Polri (2009-2010)

- Kadiv Propam Polri (2010-2012)

- Kapolda Bali (2012)

- Kalemdikpol (2012-2015)

- Wakapolri (2015-Sekarang)





#Komjen pol Budi Gunawan


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






News - 20 menit yang lalu

Kuasa Hukum Sebut Novanto Sempat Tertidur saat Diperiksa KPK

Selalu tidur, waktu diperiksa juga tidur memang dalam hal ini ada gangguan, tanya sama IDI, dia kurang mampu dong kalau sehat
Kriminal - 29 menit yang lalu

Diduga Curi Kotak Amal di Masjid, Pekerja Kebersihan Dibekuk Polisi

Beritacenter.COM - Seorang pemuda bernama Ipang yang berprofesi sebagai pekerja kebersihan berhasil dibekuk Tim..
Kriminal - 1 jam yang lalu

Cabuli Bocah Dibawah Umur, Kakek 72 Tahun di Aceh Utara Diciduk Polisi

Beritacenter.COM - Bejad, kakek tua renta berumur 72 tahun tega mencabuli seorang bocah berusia 12 tahun. Akibat..
Peristiwa - 1 jam yang lalu

Heboh! Ular Misterius Ikut Naik Commuter Line, Siapa yang Bawa?

Beritacenter.COM - Penumpang KRL jurusan Bogor Angke dihebohkan dengan kemunculan seekor ular misterius yang ikut..
News - 2 jam yang lalu

Soal Ancaman Serangan Balik KKB, Kapolri : Kita Hadapi, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar!

Papua sudah saya jelaskan berkali-kali Papua. Pasti kita layani. Negara Indonesia ini kekuatan TNI-Polri jauh lebih besar daripada mereka
News - 3 jam yang lalu

Waspada Hujan Disertai Angin Kencang dan Kilat Landa Jabodetabek

Beritacenter.COM - Prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta dan wilayah penyangga lainnya seperti, Bogor, Depok,..
Internasional - 4 jam yang lalu

Usai Kisruh Kudeta, Presiden Zimbabwe Resmi Memundurkan Diri

Beritacenter.com - Presiden Zimbabwe Robert Mugabe akhirnya mundur dari jabatannya pada Selasa (21/11/2017) tak lama..
Peristiwa - 6 jam yang lalu

Saat Diperiksa, Tanita Pengemudi Yang Menabrak Belasan Kendaraan Mengamuk

Beritacenter.com - Tanita Felycia (24) mahasiswi yang telah melanggar peraturan ganjil-genap tidak hanya menabrak..
Peristiwa - 7 jam yang lalu

Seorang Pengemudi Wanita Seruduk 7 Motor

Beritacenter.com - Seorang perempuan pengemudi mobil Honda CR-V putih berinisial TF (24) yang menabrak tujuh sepeda..
News - 8 jam yang lalu

Berkelakuan Aneh, 9 Warga Tiongkok Dideportasi

Beritacenter.com - Sebanyak sembilan warga negara Tiongkok membuat masyarakat Bulusulur, Wonogiri resah lantaran di..
Internasional - 9 jam yang lalu

Konfrensi FEIC Bahas Masalah Teori Bumi Datar

Beritacenter.com - Polemik perihal bumi datar kini diperbincangkan oleh banyak kalangan bahkan dibahas dalam..
Bola - 10 jam yang lalu

Mendapat Kritikan Soal Penampilanya, Zidane Pasang Badan Untuk Benzema

Beritacenter.COM - Manajer Real Madrid, Zinedine Zidane membela Karim Benzema yang sedang mendapatkan kritikan atas..
Politik - 10 jam yang lalu

Khofifah Dicalonkan Menjadi Gubernur Jawa Timur Dari Demokrat

Beritacenter.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Trenggalek Emil Dardak resmi dicalonkan menjadi..
Internasional - 11 jam yang lalu

Militer Inggris Siaga Tinggi Saat Kapal Perang Perusak Rusia Muncul

Beritacenter.com - Kapal perang Rusia yang berada di lepas pantai Skotlandia membuat pihak militer Inggris siaga..
Peristiwa - 12 jam yang lalu

Gunung Agung Berada di Status Siaga 3

Beritacenter.com - Letusan Gunung Agung yang berada di Kabupaten Karangasem, Propinsi Bali terjadi pada pukul 17.05..
Kriminal - 12 jam yang lalu

Tusuk Polisi, Bandar Narkoba Ditembak Mati Di Medan

Beritacenter.COM - Kepolisian Satresnarkoba Polsek Medan berhasil menangkap seorang bandar narkoba Selasa..
Kesehatan - 12 jam yang lalu

Hindari Posisi Tidur Seperti Ini Jika Tak Ingin Mendengkur

Beritacenter.com - Usai melakukan aktifitas seharian, pastinya tubuh akan terasa sangat lelah dan butuh istirahat...
Kriminal - 13 jam yang lalu

Sedang Jalan Berdua, Pasangan Kekasih Malah Dirampok dan Dicabuli

Korban (Rmi) dibawa kedua orang pelaku berada dalam pondok, pelaku mengambil uang dan HP korban secara paksa serta..
Kesehatan - 13 jam yang lalu

Khusus Dewasa! Coba Posisi Seks Ini Jika Ingin Punya Anak Perempuan

Beritacenter.COM - Memang, hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa posisi seks tertentu bisa..
Internasional - 13 jam yang lalu

Selfie di Depan Mobil Hangus Bekas Tabrakan, Jurnalis Ini Dipecat

Apa kau tidak punya profesionalisme? Apakah ini semua lelucon bagimu?
News - 14 jam yang lalu

Waduh, Gunung Agung di Bali Meletus

Beritacenter.com - Sekitar pukul 17.05 WITA Gunung Agung di Karangasem, Bali akhirnya meletus. Hal itu seperti yang..
Peristiwa - 15 jam yang lalu

Pohon Raksasa Timpa Bajaj dan Motor Dekat Masjid Istiqlal, 1 Orang Patah Tulang

Beritacenter.com - Sekira pukul 17.00 WIB sore tadi, tiba-tiba saja pohon raksasa yang ada di depan gedung Pertamina..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi