Friday, 23 Feb 2018
Temukan Kami di :
Peristiwa

Kenapa Merayakan Valentine Dilarang Diberbagai Daerah?

Sari Intan Putri - 14/02/2018 10:23

Beritacenter.COM - Rabu (14/02/2018), sebagian pihak menganggap sebagai hari kasih sayang atau yang akrab disebut dengan Valentine. Namun, berkaitan dengan hal tersebut ada suatu daerah yang melarang perayaan Valentine.

Ya, daerah tersebut adalah Kalimantan Tengah (Kalteng). Hal itu didukung dan diapresiasi baik secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng Bima Ekawardhana.

"Kami sudah dapat informasi tentang surat imbauan dari Pemprov Kalteng agar pelajar tidak merayakan Hari Kasih Sayang ala Barat itu. Kami sepakat dengan maksud surat tersebut," kata Bima di Sampit.

Fahrizal Fitri selaku Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng menandatangani surat imbauan yang kemudian ditujukan kepada kepala SMA, MA, SMK, SMP dan MTS se-Kalteng.

Dalam surat tersebut merujuk pada Peraturan Presiden RI Nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Karakter budaya bangsa Indonesia dinilai tidak sesuai dengan budaya barat yang merayakan Valentine.

Menurut imbauan Pemprov Kalteng, untuk menunjukkan kasih sayang kepada sesama manusia tidak dibatasi oleh waktu. Sepanjang waktu harus selalu menunjukkan rasa kasih sayang. Dan itu juga merupakan salah satu bagian dari bentuk ibadah sesuai ajaran agama masing-masing.

Sebelumnya, larangan perayaan Valentine juga dikeluarkan oleh Pemkot Bima dan Pemkot Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Pemkot Padang. Pemkot Padang menilai, perayaan Hari Kasih Sayang merupakan budaya yang menyimpang dari nilai, norma, dan aturan.

"Hari kasih sayang tidak sesuai dengan agama dan budaya. Haram hukumnya dirayakan. Untuk itu kami mengimbau kepada seluruh warga agar tidak merayakannya," ujar Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah.



Berita Lainnya

5 Orang Meninggal Akibat Longsor di Brebes

22/02/2018 16:29 - Indah Pratiwi

4 Kecamatan Jombang Banjir Usai Diguyur Hujan

22/02/2018 10:33 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat