Friday, 23 Feb 2018
Temukan Kami di :
Politik

SBY 'Turun Gunung', Pengamat Sebut Itu Upaya Untuk Selamatkan AHY di Pilpres 2019

Hiliyah Azizah - 09/02/2018 11:45

Beritacenter.com - Melihat sikap Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk 'tutun gunung' melaporkan Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya yang dianggap telah mencemarkan namanya dinilai sebagai upaya untuk selamatkan putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jelang Pilres 2019.

Hal itu seperti yang disampaikan oleh pengamat politik Igor Dirgantara, hal itu tak lepas dari sosok AHY yang kerap dikaitkan dalam bursa Pemilihan Presiden 2019.

"Perlawanan itu harus dilakukan oleh SBY sebagai upaya meng-counter isu negatif yang menerpa nama baik keluarganya agar tidak merugikan AHY yang digadang-gadang tetap menjadi jagoan Partai Demokrat di 2019 (Pilpres)," kata Igor, Jumat (9/2/2018).

Seperti diketahui, sebelumnya SBY melaporkan Firman ke Bareskrim Polri usai namanya disebut-sebut dalam maupun diluar sidang perkara korupsi e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto. Saat persidangan yang menghadirkan saksi dari mantan anggota DPR dari Fraksi Demokrat sekaligus Banggar DPR, Mirwan Amir.

Dalam kesaksiannya, Mirwan sempat menyebut jika proyek e-KTP sudah terendus adanya masalah. Namun pemerintahan di bawah kepemimpinan SBY saat itu memilih untuk tetap melanjutkan proyek pengadaan e-KTP.

Berdasarkan keterangan itu, Kuasa Hukum Setnov, Firman Wijaya akhirnya membuat statement di luar persidangan yang disebut memojokkan sosok SBY.

"Mirwan bilang, dia sampaikan kepada pemenang Pemilu 2009 bahwa urusan e-KTP ini ada masalah, jangan dilanjutkan. Tapi instruksinya tetap diteruskan. Jadi jelas yang namanya intervensi, ini yang disebut kekuasaan besar," kata Firman.




Berita Lainnya

Bawaslu Gelar Mediasi PBB dengan KPU

23/02/2018 11:48 - Adam Khan

KPU Dilaporkan Partai PKPI ke Bawaslu

22/02/2018 16:59 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat