Monday, 26 Feb 2018
Temukan Kami di :
News

Ratusan Pasukan Marinir Siap Taklukan Selat Sunda Dengan Berenang

Indah Pratiwi - 07/02/2018 21:58

Beritacenter.com - Pasukan Marinir sebanyak tiga ratus perenang jarak jauh andalan Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) siap melintasi Selat Sunda sejauh 39 km dengan cara berenang.

Dikabarkan, sebanyak ratusan perenang ini akan memulai aksinya di malam hari dari Dermaga Pelabuhan PT. Bandar Bakau Jaya, Bakauheni Lampung, Jum’at (2/3/2018) pukul 21.00 hingga tiba di finish, Sabtu (3/3/2018) sekitar pukul 09.00-11.00 WIB di Pantai Tj. Sekong, Dermaga PT Jumbo Power Int Merak, Banten.

Menurut Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono mengatakan bahwa aksi para perenang Marinir ditambah perenang TNI lainnya ini ialah merupakan acara pokok dari event Lomba Renang Lintas Selat Sunda 2018 yang akan digelar Korps Marinir untuk memeriahkan HUT ke-72 Korps Marinir.

"Selain lomba renang, Korps Marinir menggelar pula lomba dayung lintas Selat Sunda dengan jarak yang sama yang akan diikuti 576 pendayung (72 tim) dari perwakilan satuan-satuan Korps Marinir yang tersebar di Indonesia," kata Bambang melalui keterangan pers, Rabu (7/2/2018).

Demi menjaga keselamatan dan keamanan untuk para peserta lomba, panitia menyiapkan helikopter, kapal perang, dan puluhan perahu karet maupun Sea Rider yang akan memantau peserta sepanjang lintasan lomba hingga sampai finish.

"Untuk memeriahkan acara, kita juga akan menyelenggarakan lomba untuk masyarakat di Lampung," kata Bambang.

Lomba renang dan dayung melintasi Selat Sunda tercatat sebagai event lomba renang dan dayung dengan jarak terjauh di Indonesia. Event ini telah diselenggarakan Korps Marinir sejak 1991, dan di tahun 2018 ini merupakan event lomba yang ke-9.

Sebelumnya, pelaksanaan renang jarak jauh pernah dilakukan pada tahun 1991. Tercatat ada kejadian menarik di antaranya pada penyelenggaraan lomba yang ke-2 (1992), dua perenang Marinir dinyatakan hilang dihantam gelombang dan arus yang cukup kuat sehingga terpisah dari rombongan.

Setelah dua hari, dua perenang ini ditemukan terdampar di Pulau Sangeang dan diselamatkan oleh turis Jepang yang sedang melakukan penelitian di pulau tersebut.

Pada lomba ke 7 tahun 2007, seorang perenang, Prada Mar Dedi yang merupakan anggota Yonif-6 Marinir nyaris dinyatakan hilang lantaran terbelit pusaran air laut di luar pantauan tim SAR. Ia pun berhasil menyentuh garis finish pada pukul 24.05 WIB, setelah berenang selama 22 jam 5 menit.

 



Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat