Friday, 23 Feb 2018
Temukan Kami di :
Nasional

Bupati Asmat Resmi Cabut Status KLB Asmat. Hello... Apa Kabar Dengan Sang Pemberi Kartu Kuning ?

Indah Pratiwi - 07/02/2018 17:08

Beritacenter.COM - Bupati Asmat resmi mencabut status KLB Asmat atas dasar laporan-laporan perkembangan tindakan medis dari beberapa tim medis.

Pencabutan status KLB dituangkan dalam surat resmi Bupati Asmat, ditandatangani pada 5 Februari kemarin. Berikut isi surat pencabutan KLB Asmat:

Sehubungan dengan Laporan Perkembangan Situasi Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak (terlampir) yang kami terima dari Dinas Kesehatan Kabupaten Asmat pada tanggal 4 Februari 2018 tentang situasi KLB Campak sampai saat dilaporkan dan mengacu PERMENKES 1501 tahun 2010 tentang Jenis Penyakit Menular Tertentu yang dapat menimbulkan Wabah dan Upaya Penanggulangan. maka kami menyimpulkan bahwa :

1. Telah terjadi penurunan temuan penderita campak oleh tim Satgas (TNI. POLRI, KEMENKES, PB IDI) dan bahkan hampir seluruh wilayah tidak ditemukan kasus baru.

2. Apabila ditemukan kasus baru dan tidak termasuk kriteria KLB maka hal ini adalah kondisi normal yang didapati Puskesmas dan tertangani.

Berdasarkan perkembangan situasi KLB Campak tersebut di atas maka:

PENETAPAN KEJADIAN LUAR BIASA CAMPAK
DINYATAKAN DlCABUT DAN TELAH BERAKHIR

Dengan demikian atas perhatian dan kerjasamanya, diucapkan terima kasih

Agats. 5 Februari 2018
Bupati Kabupaten Asmat
Elisa Kambu, S.Sos

 

Dengan penyabutan status KLB Asmat ini tidak perlu lagi bantuan tenaga medis, karena dari segi bantuan yang sudah ada. Dapat diatasi dengan baik masalah Campak dan Gizi Buruk tersebut.

Tapi gimana kabar tentang Sang pemberi Kartu kuning kepada Presiden Jokowi yang akan kesana dengan menggunkan biaya sendiri? Sedangkan kasus campak dan gizi buruk telah selesai diatasi.

sebelumnya Ketua BEM UI Zaadit Taqwa menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang ingin mengirim ketua dan anggota BEM UI ke lokasi gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua. Zaadit mengaku, pihaknya sudah bekerja sama dengan LSM dan berencana untuk terjun langsung ke sana.


"Sudah ada rencana. Kita menggandeng partner LSM. Masih dalam tahap penjajakan," ujar Zaadit, Minggu (04/02/2018).


"Ini akan jadi gerakan bersama Departemen Kajian dan Aksi Strategis dan Sosial Masyarakat di BEM UI," imbuhnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat