Tuesday, 20 Feb 2018
Temukan Kami di :
Gadget

Samsung Terpuruk, Apple Meroket

Anas Baidowi - 07/12/2017 17:06

Beritacenter.COM - Kantar Worldpanel, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengetahuan dan wawasan konsumen menjelaskan, bahwa, saat ini ada lima vendor smartphone yang dinilai berhasil menguasai pasar smartphone China.

Laman Theverge mengutip pada Kamis (7/12), pada kuartal yang berhasil pada Oktober lalu, lima vendor smarphone seperti Huawei, Xiomi, Aplle, Vivo dan Oppo menyumbang 91 persen penjualan dari seluruh smartphine di negeri Tirai Bambu.

Hal tersebut merupakan peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 79 persen. Capaian ini memperluas keunggulan mereka dari para pesaingnya seperti ZTE, Meizu, dan Lenovo yang tengah mencari posisi dalam ketatnya persaingan dunia smartphone.

Selain itu, menurut pakar telekomuniasi global, Dominic Sunnebo, produsen smartphone global sekelas Samsung hanya mampu meraup angka 2,2 persen dari keseluruhan pasar China.

hal Ini menjadi penting, bagaimana masing-masing produsen menyusun strategi untuk dapat bertahan di pasar China.

Untuk Oppo dan Vivo menyusun strategi mereka dengan menargetkan masyarakat pedesaan. Dengan mendirikan jaringan sinyal yang memfasilitasi smartphone kepada konsumen yang mungkin belum memiliki akses internet.

Sedangkan untuk Xiaomi tampaknya masih nyaman dan dominan dengan mengambil lini penjualan online. Meskipun penjualan mereka saat ini bisa dibilang menurun karena pertumbuhan ritel yang lebih cepat.

Kebangkitan utama yang ditunggu Xiaomi selama setahun terakhir ini tampaknya telah mendekati strategi baru untuk mengintegrasikan lebih banyak toko di dunia nyata dengan strategi online mereka yang dinilai sukses.

Sementara produsen smartphone Huawei yang memfokuskan penjualannya untuk masyarakat perkotaan, dan menuai penghargaan sebagai salah satu merek smartphone pemimpin pasar.

Terakhir Apple, yang suskes mempertahankan statusnya mereka sebagai smartphone premium. Debutnya dengan memamerkan iPhone X kemungkinan akan meningkatkan jumlah produk mereka pada kuartal berikutnya.



Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat