Tuesday, 20 Feb 2018
Temukan Kami di :
Internasional

Raja Arab Turun Gunung Yerusalem Dijadikan Ibu Kota Israel

Indah Pratiwi - 07/12/2017 00:46

Beritacenter.com - Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memberi peringatan keras kepada Presiden Amerika Serikat(AS) Donald Trump yang berencana akan memindahkan kedutaannya di Israel ke Yerusalem.

Raja Salman saat menerima telepon dari Presiden Donald Trump langsung merespon keras atas kebijakan AS yang berencana akan memindahkan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem yang akan membuat dunia islam makin tegang dengan pihak barat, Kamis(7/12).

Baca Juga: Presiden Turki Ancam Jika Yarusalem Sebagai Ibu Kota Zionis Israel

Raja Salman mengatakan bahwa pemindahan kedubes AS akan membuat murka umat Muslim di dunia dan hal ini mengancam upaya damai antara Palestina dan Israel.

"Penjaga Dua Masjid Suci tersebut menegaskan kepada Trump, bahwa setiap pengumuman Amerika mengenai situasi Yerusalem sebelum mencapai hasil yang permanen akan membahayakan perundingan damai dan meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut," bunyi laporan SPA, seperti dilansir Reuters pada Rabu (6/12/2017).

Selain itu, Raja Salman mengatakan Saudi mendukung penuh rakyat Palestina, dan hak-hak historis di atas tanah air mereka.

"Dia menegaskan, langkah berbahaya semacam itu kemungkinan akan mengobarkan amarah umat Islam di seluruh dunia karena status Yerusalem dan masjid al-Aqsa," tukas kantor berita pemerintah Saudi itu.



Berita Lainnya

Penembakan Massal di Florida, 17 Orang Tewas

15/02/2018 08:34 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat